Wisata Pulau Paniki Kulu Minut
- 29 Jun 2025 18:30 WIB
- Manado
KBRN,Manado : Desa desa di sepanjang Pesisir Pantai Kabupaten Minahasa Utara berlomba lomba menawarkan mangrove sebagai wisata lingkungan hidup kepada masyarakat.
Desa yang sudah terkenal antara lain,desaBudo,Darunu,Tiwoho,Bahoi,Lantung,dan Sarawet .
Dengan bantuan dana desa hukum tua atau kepala desa menata ulang mangrove sehingga menarik kunjungan wisatawan.
Salah satu desa yang muncul belakangan sebagai pemain wisata mangrove yaitu desa Kulu kecamatan Wori MInut,berjarak 40 kilometer dari kota manado.
Keunggulan desa ini ,Kulu memiliki areal mangrove luas plus wisata ke pulau paniki atau pulau kelelawar.
Hanya membayar 20 ribu rupiah dari pesisir mangrove menggunakan perahu menempuh perjalanan 10 menit ke pulau paniki ayau kelelawar.
sepanjang perjalanan singkat itu hutan mangrove tidak pernah putus mulai dari pesisir sampai di pulau Kelelawar atau paniki.
Jeysen Wawompansing sekdes desa Kulu menjelaskan pulau paniki unggul dari konservasi penelitian,dan Pantai pasir putihnya yang indah .
" Selain mandi di pasar putih pulau paniki,Pokdarwis desa Kulu akan memandu wisatawan menggunakan perahu mengamati ribuan paniki atau kelelawar di dalam belantara hutan Mangrove," kata Jeysen.
Bagi pecinta lingkungan serta konservasi wisata mangrove desa Kulu merupakan tujuan tepat,karena wisatawan akan menikmati kuliner di dermaga,mandi dihamparan pasir putih pulau paniki kemudian meneliti,berfoto dan mengamati kelelawar di siang hari.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....