Pedoman 5W+1H: Fondasi Utama dalam Menulis Berita

  • 17 Jul 2026 23:16 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado – Menulis berita bukan sekadar menceritakan sebuah peristiwa, tetapi juga menyampaikan informasi secara lengkap, akurat, dan mudah dipahami. Sebagaimana dikutip dari laman dev.trust.org setiap jurnalis berpegang pada pedoman 5W+1H, yaitu What (Apa), Who (Siapa), When (Kapan), Where (Di mana), Why (Mengapa), dan How (Bagaimana). Keenam unsur tersebut menjadi dasar agar berita mampu menjawab seluruh pertanyaan penting yang dibutuhkan pembaca atau pendengar. Selain itu, berita umumnya disusun menggunakan piramida terbalik, yaitu menempatkan informasi paling penting pada bagian awal, kemudian diikuti rincian pendukung pada paragraf-paragraf berikutnya.

Unsur pertama adalah What (Apa), yaitu menjelaskan peristiwa yang terjadi. Selanjutnya Who (Siapa) menjelaskan siapa saja yang terlibat, baik pelaku, korban, narasumber, maupun pihak terkait. Unsur When (Kapan) memberikan informasi waktu kejadian, sedangkan Where (Di mana) menjelaskan lokasi berlangsungnya peristiwa. Keempat unsur ini biasanya sudah dimuat dalam paragraf pertama atau lead agar pembaca segera memahami inti berita.

Dilansir juga dari laman www.romelteamedia.com Berikutnya adalah Why (Mengapa) yang menguraikan penyebab atau latar belakang suatu peristiwa, serta How (Bagaimana) yang menjelaskan proses, kronologi, atau cara peristiwa tersebut terjadi. Kedua unsur ini membantu pembaca memahami konteks dan memberikan gambaran yang lebih utuh mengenai sebuah kejadian. Dengan demikian, berita tidak hanya menjawab apa yang terjadi, tetapi juga mengapa dan bagaimana peristiwa tersebut berlangsung.

Penerapan 5W+1H juga harus diiringi dengan prinsip-prinsip jurnalistik seperti akurasi, objektivitas, verifikasi fakta, dan keberimbangan. Seorang wartawan wajib memastikan setiap informasi berasal dari sumber yang dapat dipercaya serta menghindari opini pribadi dalam penulisan berita. Bahasa yang digunakan harus jelas, ringkas, dan mudah dipahami agar pesan dapat diterima dengan baik oleh masyarakat.

Dikutip juga dari laman journalism.university Di era digital saat ini, kebutuhan akan informasi yang cepat semakin tinggi. Namun, kecepatan tidak boleh mengorbankan ketepatan. Pedoman 5W+1H tetap menjadi standar penting dalam dunia jurnalistik karena membantu wartawan menyusun berita yang lengkap, mudah dipahami, dan dapat dipertanggungjawabkan. Dengan memegang prinsip tersebut, media dapat terus menjaga kepercayaan publik melalui penyajian informasi yang benar dan berkualitas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....