Kenali NPD sejak dini agar tidak salah paham

  • 12 Mei 2026 10:22 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado – NPD atau Narcissistic Personality Disorder adalah gangguan kepribadian yang membuat seseorang memiliki rasa percaya diri berlebihan, haus pujian, dan kurang empati terhadap orang lain. Sebagaimana dikutip dari laman www.mayoclinic.org Banyak orang sering menyamakan sifat narsis biasa dengan NPD, padahal keduanya berbeda. Orang dengan NPD umumnya memiliki pola perilaku yang berlangsung lama dan dapat memengaruhi hubungan sosial, pekerjaan, hingga kehidupan keluarga. Karena itu, penting untuk mengenali tanda-tandanya sejak dini agar dapat memahami kondisi ini dengan lebih bijak.

Dilansir dari laman my.clevelandclinic.org Salah satu ciri umum NPD adalah merasa diri paling hebat dan ingin selalu dianggap lebih unggul dibanding orang lain. Mereka sering mencari perhatian, sulit menerima kritik, dan mudah marah ketika tidak mendapatkan pengakuan yang diinginkan. Di balik sikap percaya diri yang tampak tinggi, sebagian penderita sebenarnya memiliki rasa tidak aman yang besar sehingga membutuhkan validasi terus-menerus dari lingkungan sekitar.

NPD juga bisa memengaruhi hubungan dengan orang lain. Seseorang dengan gangguan ini cenderung sulit berempati, suka memanfaatkan orang lain demi kepentingannya sendiri, dan ingin selalu menjadi pusat perhatian. Dalam hubungan pertemanan maupun percintaan, kondisi ini bisa membuat orang di sekitarnya merasa lelah secara emosional karena sering diremehkan atau dimanipulasi. Namun, penting dipahami bahwa diagnosis NPD tidak bisa dilakukan sembarangan hanya berdasarkan perilaku tertentu di media sosial atau kehidupan sehari-hari.

Dikutip juga dari www.healthline.com Penyebab NPD belum diketahui secara pasti, tetapi beberapa penelitian menyebutkan bahwa faktor pola asuh, pengalaman masa kecil, lingkungan, hingga faktor genetik dapat berperan. Anak yang terlalu sering dipuji secara berlebihan atau justru terlalu sering dikritik diyakini memiliki risiko lebih tinggi mengalami gangguan kepribadian tertentu ketika dewasa. Karena itu, pola komunikasi sehat dalam keluarga sangat penting untuk membentuk kepribadian yang seimbang.

Jika seseorang menunjukkan tanda-tanda NPD yang mengganggu kehidupan sehari-hari, bantuan profesional seperti psikolog atau psikiater sangat dianjurkan. Terapi psikologis dapat membantu penderita memahami emosi, membangun empati, serta memperbaiki cara berhubungan dengan orang lain. Mengenali NPD sejak dini bukan untuk memberi label buruk kepada seseorang, melainkan agar kondisi tersebut dapat dipahami dan ditangani dengan tepat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....