Luput dari Kamera, Ini 5 Drama Tersembunyi Final Piala Dunia 2026

  • 21 Jul 2026 21:01 WIB
  •  Manado

RRI.co.id, Manado - Pertandingan Final Piala Dunia FIFA 2026 di New York-New Jersey Stadium, Minggu, 19 Juli 2026, sukses mengukuhkan Spanyol sebagai juara dunia baru setelah menumbangkan Argentina dengan skor 1-0 lewat babak perpanjangan waktu. Namun, di balik riuhnya perayaan kemenangan di hadapan 80.000 penonton, terdapat sejumlah momen penting yang luput dari sorotan kamera siaran langsung.

Laporan langsung jurnalis Caitlin Huston dari The Hollywood Reporter mengungkapkan lima fakta menarik yang terjadi di area stadion tetapi tidak disiarkan ke seluruh dunia.

  1. Bentrokan Fisik Antarpemain Pasca-Laga

Saat peluit panjang berbunyi, para pemain Spanyol langsung berlari dan berpelukan merayakan kemenangan mereka. Namun, momen tersebut dengan cepat berubah menjadi konfrontasi fisik yang melibatkan adu mulut dan dorong-dorongan antara beberapa pemain Argentina dan Spanyol.

Bentrokan tersebut tidak disiarkan oleh sebagian besar stasiun televisi internasional. Beruntung, ketegangan berhasil dilerai dengan cepat sebelum prosesi penyerahan trofi dimulai. Pemain Argentina kemudian memilih untuk duduk dan terbaring di rumput sembari menunggu upacara penghormatan.

  1. Presiden AS Donald Trump Disoraki Penonton

Kehadiran Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan pengaruh besar pada pengamanan berlapis di stadion, mulai dari helikopter yang melintasi arena hingga antrean media yang mengular akibat pemeriksaan ketat Dinas Rahasia (Secret Service).

Ketegangan memuncak saat Trump berjalan memasuki lapangan untuk menyerahkan trofi bersama Presiden FIFA Gianni Infantino. Gemuruh sorakan tidak senang (boos) dari bangku penonton terdengar menggema di seluruh stadion. Sorakan tersebut mereda seiring berjalannya Trump menuju podium utama, di mana ia sempat terlihat digeser sedikit dari frame foto bersama tim Spanyol oleh Presiden FIFA.

  1. Rivalitas Suporter yang Membakar New Jersey

Atmosfer persaingan ketat sudah terasa beberapa jam sebelum laga dimulai, tepatnya di luar lapangan dan area transportasi publik. Penggemar Argentina mendominasi perjalanan kereta menuju stadion dengan menyanyikan yel-yel dan melompat bersama di Stasiun Secaucus.

Sebaliknya, begitu memasuki area dalam stadion, suporter Spanyol membalas dengan membentuk "lautan merah" yang melakukan moshing serta melantunkan nyanyian penyemangat dengan suara yang begitu lantang hingga terdengar sampai ke area parkir luar.

  1. Proteksi Ketat Lapangan Rumput Alami

Demi menjaga kualitas lapangan rumput alami agar tidak rusak akibat gelaran pertunjukan jeda (Halftime Show), kru lapangan bergerak ekstra cepat dengan protokol yang sangat ketat. Tepat saat pemain masuk ke ruang ganti, ratusan kru langsung membentangkan terpal pelindung khusus bermotif bola dunia pelangi bertuliskan kata "Love".

Proses pemasangan panggung untuk The Muppets dan penampilan Madonna, BTS, Justin Bieber, hingga Shakira dilakukan hanya dalam hitungan menit dan diakhiri dengan penyemprotan air instan ke rumput tepat setelah pertunjukan 11 menit itu selesai, demi menjamin babak kedua berjalan lancar.

  1. Penonton Lebih Peduli Bola Ketimbang Konser Musik

Meskipun Halftime Show dikemas dengan visual megah—termasuk segmen pembuka Madonna bersama Ronaldo dan Ronaldinho yang hanya ditayangkan di layar raksasa stadion—antusiasme penonton tidak sepenuhnya tertuju pada musik.

Sorakan paling meriah memang sempat terdengar untuk Shakira dan Justin Bieber. Namun, The Hollywood Reporter mencatat bahwa mayoritas suporter internasional yang memadati stadion tampaknya jauh lebih larut dalam ketegangan pertandingan sepak bola dibandingkan dengan megahnya panggung hiburan yang disuguhkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....