Tari Gunde: Tarian Sakral dari Sangihe Sulawesi Utara

  • 10 Jul 2024 17:24 WIB
  •  Manado

KBRN, Manado: Tari Gunde adalah tarian tradisional dari Sangihe, Sulawesi Utara, yang ditarikan oleh para wanita dengan gerakan lembut dan diiringi musik tradisional. Dikutip dari Seputarsulut.com, dalam bahasa setempat, "Gunde" berarti pelan atau lambat, yang tercermin dalam gerakan lemah gemulai para penari, melambangkan kesucian dan kelembutan wanita.

Bagi masyarakat Sangihe, Tari Gunde merupakan tarian sakral dengan filosofi mendalam. Dahulu, tarian ini digunakan dalam upacara penyembahan kepada Genggona Langi, sang pencipta alam semesta. Selain itu, Tari Gunde juga sering dipertunjukkan di istana.

Penari Tari Gunde dipilih melalui proses seleksi yang ketat. Hanya penari terbaik dan yang masih gadis yang diizinkan menarikan tarian ini. Proses seleksi ini memastikan bahwa hanya mereka yang memiliki keterampilan dan keanggunan yang memenuhi standar dapat menampilkan Tari Gunde.

Penari Tarian Gunde mengenakan baju dan kain sarung adat khas Sangihe yang disebut Laku Tepu (Foto: Tangkapan Layar dari Youtube Randy Sombowadile)

Para penari mengenakan busana adat yang disebut Laku Tepu, terdiri dari baju panjang dan kain sarung khas Sangihe. Rambut digelung dan dihiasi mahkota kecil, serta dilengkapi aksesoris seperti anting, gelang, kalung, dan kain selempang. Selama menari, mereka juga membawa sapu tangan sebagai bagian dari gerakan tarian.

Tari Gunde sering ditampilkan dalam berbagai acara budaya dan festival di Sulawesi Utara. Tarian ini menjadi simbol kebanggaan dan identitas masyarakat Sangihe, serta merupakan cara untuk melestarikan warisan budaya dan memperkenalkannya kepada generasi muda dan dunia luar.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....