Data ST 2023 BPS Sulut Jadi Acuan Rencana Pembangunan Daerah
- 08 Des 2023 07:23 WIB
- Manado
KBRN, Manado: Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulut baru saja merilis data Sensus Pertanian (ST) 2023. .Data ST 2023, akan dimanfaatkan Pemprov Sulut sebagai bahan evaluasi gagasan pengambilan kebijakan. terutama untuk Rencana Pembangunan Jangka Panjang Tahun 2025.
Hal ini dikatakan Kepala Dinas Penanaman Modal DPM PTSP Sulut, Hermina Syaloom Dailly Korompis saat membuka Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Diseminasi Data Sensus Pertanian 2023 yang digagas BPS Provinsi Sulut di Hotel Sentra, Kamis (07/12/2023).
“Data Sensus Pertanian ini, akan kita gunakan sebagai bahan evaluasi dan gagasan pengambilan kebijakan untuk merancang Rencana Pembangunan Jangka Panjang tahun 2025 mendatang,” kata Kadis PM PSTP.
Dikatakan hasil Sensus Pertanian Tahun 2023, menjadi gambaran perkembangan gerak langka pembangunan pertanian di Sulut.
“Langkah ini perlu diperkuat dengan bahu membahu dalam menghasilkan data pertanian yang berkualitas demi Sulut yang maju dan sejahtera,” ujarnya sembari menambahkan bahwa data BPS sejatinya ditunggu banyak pihak. Baik pemerintah maupun pelaku usaha.
“Data BPS banyak memberikan manfaat, terutama untuk meningkatkan ketajaman Pemprov Sulut,” tuturnya.
Melalui Diseminasi Data Sensus Pertanian Tahun 2023, Ia menyampaikan, menjadi langkah strategis untuk memahami kondisi sektor pertanian di Sulut. Juga sebagai upaya menganalisa tantangan yang di hadapi ke depan, untuk selanjutnya jadi rancangan kebijakan yang efektif.
Poin tersebut, tercatat pada data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) yang menyebutkan bahwa sektor pertanian, kehutanan dan perikanan telah memberikan kontribusi yang paling besar.
“Per triwulan tiga tahun 2023, PDRB sektor pertanian, kehutanan dan perikanan memberikan kontribusi sebesar 20,55 persena. Angka ini menunjukan betapa pentingnya peran sektor tersebut terhadap perekonomian Sulut,” kata Korompis.
Dari sisi potret ketenagakerjaan, sektor pertanian telah berhasil mendongkrak pertumbuhan ekonomi. Dari jumlah penduduk yang bekerja di Sulut, menurut data BPS, pada Agustus Tahun 2023 tercatat 22,82 persen berada di sektor pertanian.
“Sektor pertanian, ternyata telah berhasil menyerap tenaga kerja yang cukup signifikan di daerah kita,” tukasnya.
Tak terbantahkan, sektor pertanian, ungkap Korompis, mampu bertahan di tengah krisis ekonomi.
“Pengalaman saat menghadapi pendemi Covid-19, PDRB yang tumbuh negatif, namun sektor pertanian justru tumbuh positif dan mampu menopang roda perekonomian Sulut. Demikian juga kondisi pasca pendemi covid-19, kinerja sektor pertanian menunjukkan pertumbuhan yang baik dari waktu ke waktu,” terangnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....