Pentingnya Terapi Oromotor untuk Anak Cerebral Palsy

  • 05 Okt 2026 14:04 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado - Anak-anak yang mengidap cerebral palsy atau lumpuh otak kerap menghadapi kendala besar dalam pemenuhan nutrisi dan perkembangan wicaranya. Hal ini terjadi karena kekakuan otot tidak hanya menyerang area tangan dan kaki, melainkan juga memengaruhi otot mulut, rahang, lidah, hingga tenggorokan.

Dokter Spesialis Anak Subspesialis Tumbuh Kembang dari RSUP Prof. Ngoerah, dr. Ni Luh Sukma Pratiwi Murti, M.Biomed, Sp.A, Subsp.T.K.P.S (K), menjelaskan bahwa kelemahan otot pencernaan bagian atas kerap membuat anak kesulitan mengunyah dan menelan, bahkan rentan mengalami tersedak saat makan.

"Gizinya kurang karena tidak bisa mengunyah dan menelan makanan. Sering kali anak tersedak karena otot-ototnya lemah, lalu bisa terjadi infeksi paru karena makanan masuk ke paru-paru," ujar dr. Sukma.

Untuk mengatasinya, tim medis biasanya merekomendasikan penanganan terapi oromotor dari terapis wicara. Terapi ini bertujuan melatih fleksibilitas dan menguatkan otot-otot di sekitar wajah agar anak dapat makan dan berbicara secara bertahap.

"Terapi oromotor dikerjakan terapis wicara di rehab medik untuk membantu memijat otot dari rahang, bibir, lidah, hingga langit-langit guna melatih kemampuan otot si pasien," jelasnya.

Selain mengandalkan terapi medis, dr. Sukma mengimbau para orang tua untuk aktif memberikan stimulasi komunikasi interaktif di rumah tanpa bantuan gawai (gadget). Latihan sederhana dapat dilakukan secara konsisten dengan metode membaca buku gambar atau menggunakan bantuan papan kartu komunikasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....