Gubernur Yulius Dorong Perpustakaan Daerah Jadi Ruang Literasi yang Nyaman

  • 05 Okt 2026 01:17 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado - Antusiasme masyarakat mengikuti Festival Literasi Sulawesi Utara 2026 mendapat perhatian dari Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus. Dukungan tersebut diwujudkan melalui komitmen mendorong penyediaan ruang literasi yang nyaman, menarik, dan mudah diakses masyarakat.

Salah satu rencana yang disampaikan Gubernur Yulius yakni menghadirkan Perpustakaan Daerah Sulawesi Utara yang layak dan dapat menjadi ruang bagi generasi muda untuk meningkatkan minat membaca, menulis, serta mengembangkan pengetahuan.

Menurut Gubernur Yulius, perpustakaan perlu dirancang dengan konsep yang menarik dan nyaman, sehingga mampu menjadi ruang alternatif bagi anak muda untuk berkegiatan. Ia bahkan mengusulkan agar konsep perpustakaan dapat mengambil inspirasi dari Museum Negeri Provinsi Sulawesi Utara yang menjadi lokasi Festival Literasi.

“Saya minta perpustakaan dibuat seperti museum ini, coba nanti dianggarkan. Karena di sana banyak anak-anak berkumpul di alun-alun, ajak ke perpustakaan. Saya minta dianggarkan, itu dirancang yang bagus, dibuat nyaman dan digratiskan seperti di museum ini,” ujar Yulius saat memberikan sambutan pada penutupan Festival Literasi Sulawesi Utara 2026, Minggu, 4 Oktober 2026.

Gubernur menilai keberadaan ruang literasi yang nyaman dapat menjadi bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap kegiatan membaca, menulis, belajar, dan mengembangkan kreativitas. Perpustakaan tidak hanya diharapkan menjadi tempat menyimpan dan meminjam buku, tetapi juga ruang publik yang mampu menarik minat generasi muda.

Pernyataan tersebut mendapat sambutan positif dari pegiat literasi dan masyarakat yang hadir dalam penutupan Festival Literasi Sulawesi Utara 2026. Dukungan terhadap penyediaan fasilitas literasi dinilai sejalan dengan semangat festival yang mendorong literasi menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.

Festival Literasi Sulawesi Utara 2026 sendiri berlangsung pada 2 hingga 4 Oktober 2026 di Museum Negeri Provinsi Sulawesi Utara. Kegiatan yang merupakan kolaborasi Putra Putri Literasi Sulawesi Utara dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Sulawesi Utara tersebut diikuti sekitar 3.400 peserta.

Festival menghadirkan berbagai kegiatan seperti bedah buku, talkshow, workshop literasi, serta melibatkan pelajar, mahasiswa, guru, komunitas literasi, penulis, budayawan, seniman, UMKM, dan pelaku industri kreatif. Antusiasme peserta menjadi salah satu gambaran bahwa ruang-ruang literasi yang dikemas secara menarik mendapat perhatian dari masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....