Book Signing Dee Lestari Meriahkan Festival Literasi Sulut

  • 03 Okt 2026 21:07 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado - Kehadiran Dee Lestari dalam Festival Literasi Sulawesi Utara 2026, Jumat, 2 Oktober 2026, menjadi kesempatan bagi para penggemarnya untuk bertemu langsung dengan penulis sekaligus musisi tersebut. Antusiasme terlihat dalam sesi book signing yang mempertemukan Dee dengan para pembaca.

Antrian Book Signing Dee lestari dalam rangkaian Festival Literasi Sulut 2026, Jumat, 2 Oktober 2026. (Foto: RRI/ Noni).

Salah satu penggemarnya, Sinta, mengaku terharu bisa bertemu langsung dengan Dee setelah mengikuti karya-karyanya sejak 2003.

“Tidak bisa digambarkan. Senang, terharu... banyak sekali, karena kita suka sekali pada dia dari 2003,” ujar Sinta.

Menurut Sinta, pertemuan langsung tersebut juga memberinya wawasan tentang kepenulisan, termasuk cara menghadapi writer’s block atau kondisi ketika penulis kesulitan menuangkan ide ke dalam tulisan.

“Banyak ilmu untuk menulis, terus ilmu untuk bagaimana cara mengatasi writer’s block itu sendiri,” katanya.

Sinta, salah satu penggemar dan penikmat Karya Dee Lestari antusias saat sesi book signing, dalam rangkaian Festival Literasi Sulut 2026, Jumat, 2 Oktober 2026. (Foto: RRI/ Noni).

Kekaguman Sinta terhadap Dee bahkan turut menginspirasi nama anaknya, Senandung Aksara. Nama tersebut diambil dari dua profesi Dee sebagai penyanyi dan penulis.

“Dia penyanyi, jadi saya namakan anak saya Senandung. Dia penulis, saya namakan anak saya Aksara,” ujar Sinta.

Sementara dalam sesi talkshow, Dee membagikan pengalamannya menjaga keseimbangan hidup di tengah aktivitas sebagai pekerja kreatif. Ia menggambarkan kehidupan memiliki empat “tungku” yang harus tetap menyala, meski porsinya dapat disesuaikan dengan kondisi.

“Empat tungku ini tetap harus menyala. Tapi kita hidup di dalam musim,” ujar Dee.

Dee mencontohkan, ketika baru merilis buku, ia harus menjalani berbagai agenda promosi sehingga aktivitas lain perlu dikurangi untuk sementara.

“Begitu saya rilis buku, begitu saya berpromosi ke mana-mana, tungku ini harus dikecilin,” katanya.

Kehadiran Dee Lestari di Festival Literasi Sulut 2026 pun tidak hanya menjadi ruang berbagi pengalaman tentang proses kreatif, tetapi juga mempertemukan penulis dengan pembaca secara langsung. Sesi book signing menjadi salah satu momen yang meninggalkan kesan bagi para penggemarnya, termasuk Sinta yang telah mengikuti karya Dee selama lebih dari 20 tahun.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....