Feslit 2026 Beri Ruang bagi Penulis Lokal Sulut

  • 02 Okt 2026 12:14 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado - Festival Literasi Sulawesi Utara atau Feslit 2026 resmi digelar di Sulawesi Utara. Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Putra Putri Literasi Sulawesi Utara dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Sulawesi Utara.

Sekretaris Putra Putri Literasi Sulawesi Utara Faradila Bachmid mengatakan, Feslit 2026 turut memberikan ruang bagi penulis lokal. Menurutnya, kehadiran penulis lokal menjadi bagian penting dalam pengembangan ekosistem literasi di Sulawesi Utara.

“Ini juga adalah langkah kita untuk memfasilitasi penulis lokal Sulawesi Utara mendapatkan tempat yang nyaman dan terhormat di Festival Literasi Sulawesi Utara,” ujar Faradila.

Ia mengatakan, menjadi seorang penulis membutuhkan proses dan tidak mudah dilakukan. Karena itu, karya para penulis lokal perlu mendapatkan ruang untuk dikenal dan diapresiasi masyarakat.

Menurut Faradila, banyak karya buku yang telah lahir dari penulis lokal Sulawesi Utara. Karya tersebut menjadi bagian dari potensi literasi daerah yang perlu terus dikembangkan dan diperkenalkan kepada masyarakat.

Putra Putri Literasi Sulawesi Utara yang diketuai Standius Bara Prima terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk mendukung peningkatan budaya dan indeks literasi di Sulawesi Utara.

“Kami selalu terbuka untuk semua yang ingin berkolaborasi meningkatkan indeks literasi di Sulawesi Utara,” ucap Faradila.

Festival Literasi Sulawesi Utara 2026 berlangsung pada 2 hingga 4 Oktober 2026 di Museum Negeri Sulut. Kegiatan Bincang Buku “Jalur Rempah Nusantara” membuka Feslit 2026 dengan menghadirkan penulis lokal Sulawesi Utara Ersyad Mamonto, pendiri Baca Di Tebet sekaligus pegiat literasi Wien Muldian, serta moderator Syafril Parasana.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....