Sosialisasi Bahaya Narkoba di FISIP Unsrat
- 30 Sep 2026 23:01 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - Ancaman narkoba terhadap generasi muda tidak hanya dilihat sebagai persoalan kesehatan maupun tindak kriminal, tetapi juga dikaitkan dengan ketahanan dan masa depan bangsa. Hal tersebut disampaikan Dekan FISIP Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Dr. Ferry Daud Liando, S.IP., M.Si., saat membuka Sosialisasi Bahaya Narkoba di Gedung Menara FISIP Unsrat.
Kegiatan tersebut digelar FISIP Unsrat bekerja sama dengan Garda Nusantara Sulawesi Utara, dengan melibatkan ratusan mahasiswa sebagai peserta.
Dalam sambutannya, Liando menyampaikan pandangannya bahwa peredaran dan penyalahgunaan narkoba tidak semestinya hanya dilihat dari sisi ekonomi atau sebagai kejahatan biasa.
Ia mengaitkan persoalan tersebut dengan persaingan antarnegara yang dapat berlangsung dalam berbagai bentuk, termasuk persaingan ekonomi, pasar, kekuatan militer maupun kepentingan terhadap sumber daya alam.
Menurut Liando, Indonesia memiliki posisi strategis karena kekayaan sumber daya alamnya. Dalam konteks tersebut, ia menilai ancaman terhadap generasi muda perlu mendapat perhatian serius.
“Namun demikian pihak asing tidak pernah menyerah untuk mengendalikan negara ini, selalu saja ada upaya untuk melemahkan bangsa ini. Salah satu cara yang dilakukan adalah pengedaran narkoba bagi kalangan anak muda,” kata Liando.
Ia melanjutkan, narkoba dapat memberikan dampak serius terhadap individu maupun kehidupan sosial karena dapat mengganggu kemampuan kognitif, produktivitas dan kondisi mental penggunanya.
“Ketika makin banyak yang terlibat kecanduan, maka masa depan bangsa bisa rusak dan peluang bangsa lain akan menguasai kita termasuk kekayaan sumber daya alam,” ujarnya.
Liando juga mengingatkan mahasiswa agar tidak menganggap persoalan narkoba sebagai sesuatu yang jauh dari kehidupan mereka. Menurutnya, generasi muda memiliki posisi penting dalam menentukan kualitas masa depan bangsa sehingga perlu memiliki kesadaran untuk menjauhi penyalahgunaan narkotika.
(Anugrah Pandey)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....