Kakanwil Ditjenim-GM Angkasa Pura Bahas Pengawasan Perlintasan Internasional

  • 30 Sep 2026 20:11 WIB
  •  Manado

RRI.co.id Manado : Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sulawesi Utara terus memperkuat sinergi dengan pemangku kepentingan strategis dalam mendukung kelancaran mobilitas masyarakat serta penguatan pengawasan lalu lintas orang di wilayah Sulawesi Utara.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui audiensi Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sulawesi Utara, I Gusti Bagus M. Ibrahim, dengan General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Sam Ratulangi Manado, Radityo Ari Purwoko, bertempat di Kantor PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Sam Ratulangi.

Dalam audiensi tersebut, Kakanwil didampingi Kabag Tata Usaha dan Umum Novly Momongan serta Kabid Dokumen Perjalanan, Izin Tinggal, Status Keimigrasian dan Lintas Batas Keimigrasian Rejeki Putra Ginting. Pertemuan membahas penguatan koordinasi dan kolaborasi antara Imigrasi dan pengelola bandar udara, khususnya dalam mendukung pelayanan keimigrasian dan pengawasan perlintasan internasional di Bandara Sam Ratulangi.

Kakanwil I Gusti Bagus M. Ibrahim menegaskan bahwa Bandara Sam Ratulangi memiliki posisi strategis sebagai salah satu pintu gerbang utama mobilitas internasional di Sulawesi Utara. Karena itu, diperlukan sinergi yang solid antara Imigrasi dan Angkasa Pura Indonesia untuk memastikan pelayanan berjalan efektif, aman, cepat, dan tetap mengedepankan aspek pengawasan.

“Kolaborasi harus dibangun secara berkelanjutan. Pelayanan kepada masyarakat harus semakin mudah dan cepat, namun pada saat yang sama fungsi pengawasan keimigrasian tetap harus diperkuat. Sinergi antara Imigrasi dan Angkasa Pura menjadi bagian penting dalam mewujudkan hal tersebut,” ujar I Gusti Bagus M. Ibrahim.

Sementara itu, Radityo Ari Purwoko menyambut baik audiensi tersebut dan menegaskan pentingnya koordinasi lintas instansi dalam menjaga kelancaran operasional serta kualitas pelayanan di Bandara Sam Ratulangi.

Pertemuan ini diharapkan semakin memperkuat pertukaran informasi, koordinasi operasional, serta respons bersama terhadap dinamika perlintasan internasional, sekaligus mendukung terciptanya ekosistem pelayanan kebandarudaraan yang aman, tertib, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....