Pascakebakaran, DLH Manado Pastikan Aktivitas TPA Sumompo Tetap Berjalan

  • 30 Sep 2026 12:17 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado - Aktivitas pengelolaan sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sumompo, Kota Manado, pada Rabu, 30 September 2026, tetap berlangsung meski penanganan pascakebakaran masih dilakukan di sejumlah bagian kawasan. Memasuki hari ketujuh sejak kebakaran pada Kamis, 24 September 2026, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Manado memastikan sampah yang masuk tetap dikelola dan ditempatkan pada zona yang tidak terdampak kebakaran.

Kepala UPTD Pengelolaan Sampah DLH Kota Manado, Reynold Runtu, mengatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah zona untuk mendukung kelancaran operasional TPA, termasuk zona persiapan.

"Untuk sampah ini tetap normal. Kita tempatkan di zona yang kita sebut zona persiapan, karena zona tersebut tidak terkena dampak kebakaran," ujar Reynold.

Menurutnya, pengelolaan sampah harus tetap berjalan bersamaan dengan upaya penanganan titik api agar tidak menimbulkan penumpukan sampah di kawasan perkotaan.

Kepala UPTD Pengelolaan Sampah DLH Kota Manado, Reynold Runtu, saat diwawancara RRI, Rabu, 0 September 2026. (Foto: RRI/ Noni).

Di sisi lain, DLH masih melakukan pengawasan secara rutin karena terdapat beberapa titik api kecil di sejumlah area TPA.

"Untuk piket sudah dilakukan sejak hari kedua. Setiap beberapa jam mereka pantau dan laporkan perkembangannya, kemudian kami laporkan kepada pimpinan," katanya.

Penanganan titik api dilakukan dengan melibatkan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar). DLH menggunakan peralatan yang tersedia di lokasi, sedangkan proses pemadaman dan pendinginan dibantu dengan pasokan air dari Damkar.

"Kalau kita mau buka zona yang ada titik-titik api, harus bersama-sama dengan Damkar," kata Reynold.

Pengawasan tersebut dilakukan setiap hari hingga kondisi di lapangan dinyatakan normal. Setelah itu, DLH akan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan pengawasan di kawasan TPA.

Sementara itu, kondisi pascakebakaran juga masih dirasakan oleh pekerja dan pemulung yang beraktivitas di kawasan tersebut. Petugas kebersihan TPA Sumompo, Reni, mengatakan aktivitas kerja mulai kembali berjalan.

"Ya, lumayan, sudah agak sedikit aman. Kalau hari pertama, asap memang membuat orang-orang di sini menghindar. Tapi sekarang sudah mulai pulih, kami juga sudah bisa bekerja dengan lancar," ujar Reni.

Bagi pemulung, kondisi di kawasan TPA juga membuat waktu aktivitas disesuaikan. Salah seorang pemulung, Fani, mengatakan dirinya bersama pemulung lainnya kini tidak lagi beraktivitas hingga sore seperti sebelum kebakaran.

"Kalau pagi tidak terlalu mengganggu, tetapi sekitar pukul satu siang sudah mulai berasap. Jadi kami kalau mau bekerja hanya sampai pukul dua belas, setelah itu pulang," kata Fani.

Ia mengatakan kondisi udara di sejumlah bagian TPA berbeda, terutama ketika berada di area tertentu yang memiliki aroma lebih menyengat.

"Kalau di bagian sini tidak terlalu terasa, tetapi kalau di bagian sana, baunya sangat menyengat, seperti bau gas," ujarnya.

Untuk mendukung penanganan keluhan kesehatan, Dinas Kesehatan Kota Manado telah menyiagakan posko kesehatan di sekitar lokasi. Petugas piket disiapkan bagi masyarakat maupun pekerja yang mengalami keluhan dan membutuhkan penanganan.

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠Kebakaran TPA Sumompo berdampak pada area sekitar tiga hektare. Hingga Rabu, 30 September 2026, operasional pengelolaan sampah tetap berjalan, sementara pengawasan dan penanganan titik api masih dilakukan di kawasan TPA.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....