Suaka Kata Buka Lapak Baca untuk Mahasiswa dan Masyarakat
- 30 Sep 2026 09:21 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado — Komunitas Suaka Kata menghadirkan lapak baca sebagai ruang literasi yang terbuka bagi mahasiswa, pelajar, dan masyarakat umum di lingkungan Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT). Pengelola Suaka Kata, Avo, mengatakan komunitas tersebut dibangun secara kolektif oleh sejumlah anak muda. Komunitas ini bermula dari inisiatif beberapa orang yang kemudian mengajak anggota lainnya untuk berkumpul dan menjalankan kegiatan bersama.
“Pertama, kita kolektif sih. Jadi kita berjalan kolektif, skalanya komunitas,” ujar Avo.
Menurut Avo, seiring berjalannya waktu, komunitas tersebut terus berkembang dan jumlah anggotanya semakin bertambah. Salah satu kegiatan yang kemudian dilakukan adalah membuka lapak baca untuk menyediakan ruang bagi masyarakat dalam mengakses berbagai bahan bacaan.

Avo mengatakan, lapak baca Suaka Kata memiliki sasaran yang inklusif. Meskipun sebagian besar anggota komunitas merupakan mahasiswa, lapak baca tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi mahasiswa UNSRAT.
“Untuk target audiensnya sebenarnya inklusif, jadi tidak eksklusif juga. Cuma karena kebetulan anggotanya banyak yang mahasiswa, jadi target audiens kita sekarang yang di lingkungan kampus, khususnya di Unsrat,” jelasnya.
Ia menambahkan, masyarakat umum dan pelajar SMA juga dapat memanfaatkan lapak baca tersebut. Selain membuka lapak di lingkungan kampus, Suaka Kata juga melakukan kegiatan di luar kampus untuk menjangkau pembaca yang lebih luas.
“Tapi kita tidak menutup diri untuk masyarakat luas, karena banyak juga anak-anak SMA sering datang baca di sini dan kita juga sering buka di luar,” katanya.
Dari sisi koleksi, Avo menjelaskan bahwa buku yang tersedia cukup beragam. Pengunjung dapat menemukan buku fiksi, novel, nonfiksi, hingga biografi.
“Untuk koleksi sebenarnya bervariasi. Ada buku fiksi, novel, buku nonfiksi, buku biografi, segala macam ada. Rata-rata hampir semua genre buku ada,” ungkap Avo.
Namun, dari berbagai koleksi yang tersedia, novel dan karya fiksi menjadi bacaan yang paling banyak diminati pengunjung.
“Kalau yang sering dibaca, kita lihat minat yang sering datang itu lebih ke novel-novel fiksi atau karya-karya fiksi,” pungkasnya.
(Devid P)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....