Sebelum Langkah Keluar, Ada Doa yang Mengiringi
- 28 Sep 2026 23:05 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Tomohon - Menjelang masa Cuti Bersyarat, anak binaan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Tomohon mengikuti kegiatan Pastoral Konseling bersama Pendeta Meilita Momongan, M.Th., sebagai bagian dari pembinaan mental dan spiritual sebelum kembali ke tengah masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh kehangatan tersebut menjadi ruang refleksi bagi anak binaan untuk mempersiapkan diri menghadapi kehidupan setelah menjalani masa pembinaan. Tidak hanya memberikan pembinaan rohani, Pendeta Meilita juga hadir untuk mendengarkan, menguatkan, serta memberikan motivasi kepada para peserta.
Dalam sesi konseling, anak binaan diajak memahami pentingnya kesempatan kedua dalam hidup. Mereka diberikan penguatan agar mampu meninggalkan kesalahan masa lalu dan membangun masa depan yang lebih baik.
Terdapat tiga nilai utama yang ditekankan dalam kegiatan tersebut, yakni bertobat dari kesalahan masa lalu, bertanggung jawab atas pilihan di masa depan, serta berbakti kepada keluarga dan masyarakat.
Selain itu, anak binaan juga diingatkan bahwa Cuti Bersyarat merupakan bentuk kepercayaan yang diberikan negara kepada mereka. Karena itu, kepercayaan tersebut harus dijaga melalui sikap, perilaku, dan komitmen untuk menjalani kehidupan yang lebih baik.
Kegiatan Pastoral Konseling ini menjadi bagian dari upaya LPKA Kelas II Tomohon dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang berorientasi pada pembinaan dan pemulihan. Melalui pendekatan spiritual dan pendampingan yang humanis, anak binaan diharapkan memiliki bekal moral serta mental yang kuat saat kembali ke lingkungan keluarga dan masyarakat.
Dengan doa, nasihat, dan harapan yang menyertai setiap langkah mereka, LPKA Tomohon berharap para anak binaan tidak hanya pulang ke rumah, tetapi juga kembali menempuh jalan hidup yang benar dan menjadi pribadi yang bermanfaat bagi sesama.
(Anugrah Pandey)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....