Karhutla di Kema III, Polisi dan Damkar Cegah Api Dekati SPBU
- 19 Sep 2026 22:30 WIB
- Manado
RRI.CO.ID: Minut – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di Desa Kema III Jaga IV, Kecamatan Kema, Kabupaten Minahasa Utara, Kamis (17/9/2026) sekitar pukul 10.00 WITA.
Kebakaran diketahui setelah warga melihat kepulan asap dan api yang berasal dari lahan milik warga. Kondisi rumput yang kering serta hembusan angin cukup kencang membuat api berpotensi merambat ke area sekitar, termasuk mendekati SPBU Kema III.
Warga kemudian menginformasikan kejadian tersebut kepada Polsek Kema dan pemerintah desa. Sekitar pukul 10.20 WITA, satu unit mobil pemadam kebakaran milik PLTU Kema tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman.
Kapolsek Kema AKP Repy Samel bersama personel turut membantu proses pemadaman untuk mencegah api meluas dan mendekati area SPBU.
Hingga Kamis malam sekitar pukul 20.50 WITA, petugas pemadam masih melakukan pemadaman terhadap titik api yang dapat dijangkau. Luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan sekitar satu hektare.
Dugaan penyebab kebakaran masih dalam pendalaman. Petugas telah melakukan pengumpulan bahan keterangan dan meminta keterangan sejumlah saksi di sekitar lokasi.
Plt. Kapolres Minahasa Utara AKBP Antonius F. Gea mengatakan, pihaknya terus melakukan langkah-langkah penanganan dan pencegahan agar kebakaran tidak meluas.
“Personel kami bersama pihak pemadam kebakaran telah berada di lokasi dan membantu proses pemadaman. Kami juga melakukan pengumpulan informasi untuk mengetahui penyebab kebakaran,” ujar AKBP Antonius F. Gea.
Ia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya di tengah kondisi cuaca panas dan lahan yang mudah terbakar.
“Kami mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan, tidak membuang puntung rokok sembarangan, serta segera melaporkan apabila melihat adanya titik api atau asap di sekitar lingkungan,” imbaunya.
Kapolres juga menekankan pentingnya kepedulian bersama dalam mencegah karhutla, mengingat kondisi lahan yang kering dan angin kencang dapat mempercepat penyebaran api.
“Pencegahan karhutla membutuhkan peran bersama. Masyarakat, pemerintah dan aparat harus cepat merespons setiap potensi kebakaran agar tidak berkembang menjadi lebih luas dan menimbulkan kerugian,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....