Abu Vulkanik Jangan Disapu, Bersihkan dengan Cara Ini

  • 16 Sep 2026 13:54 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado - Masyarakat perlu berhati-hati saat membersihkan abu vulkanik yang menempel di lingkungan sekitar. Abu vulkanik sebaiknya tidak langsung disapu karena tindakan tersebut justru dapat membuat partikel kembali beterbangan dan meningkatkan risiko terhirup.

Spesialis pulmonologi konsultan Rumah Sakit Persahabatan, dr. Feni Fitriani Taufik, Sp.P(K), M.Pd.Ked, mengatakan karakteristik abu vulkanik membuat penanganannya berbeda dengan debu biasa.

“Karena tadi yang sifatnya tajam-tajam itu, sehingga jangan di permukaan kulit kita, di permukaan kendaraan pun juga nggak dianjurkan di lap begitu saja. Harus disiram,” ujar Feni dalam Talkshow Keluarga Sehat Kementerian Kesehatan.

Menurutnya, partikel abu vulkanik memiliki ukuran yang beragam. Partikel yang berukuran besar memang dapat terlihat dan lebih cepat mengendap, tetapi partikel yang lebih kecil dapat tetap melayang di udara.

Karena itu, menyapu abu vulkanik secara kering berisiko membuat partikel-partikel tersebut kembali beterbangan dan kemudian terhirup.

“Karena nanti dengan disapu, dia kan juga yang tadi ngendap tetap akan berterbangan, terhirup, naik lagi ke permukaan, itu akan mengganggu kesehatan,” katanya menjelaskan.

Feni juga mengingatkan bahwa turunnya hujan tidak otomatis membuat lingkungan terbebas sepenuhnya dari abu vulkanik. Hujan memang dapat mengurangi jumlah partikel di udara, tetapi tidak serta-merta membersihkan seluruh abu yang berada di area terdampak.

“Dengan debu vulkanik walaupun sudah hujan, itu kan tidak serta-merta langsung bersih,” katanya.

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠Feni menekankan bahwa masyarakat sebaiknya mengutamakan penghindaran paparan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, penderita asma, PPOK, serta orang dengan gangguan jantung dan pembuluh darah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....