Saluran Rano Weleng Tertutup Material Longsor, Warga Butuh Bantuan

  • 12 Sep 2026 22:37 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Minahasa - Pemerintah dan masyarakat Desa Sendangan, Kecamatan Kakas, Kabupaten Minahasa, berharap adanya perhatian Balai Sungai Provinsi Sulawesi Utara terhadap kondisi saluran air Rano Weleng yang terdampak longsor.

Hukum Tua Desa Sendangan, Roul Solang, mengatakan pintu masuk air dari hulu menuju saluran Rano Weleng mengalami penyempitan akibat tertutup material talud yang longsor. Kondisi tersebut menyebabkan aliran air menuju saluran menjadi tidak maksimal.

“Dikarenakan longsor telah menyebabkan air masuk ke saluran Rano Weleng mengecil, terhambat dengan material beton talud longsor yang berdampak distribusi air ke persawahan dan kebutuhan air untuk warga masyarakat berupa mandi cuci tidak maksimal,” ujar Roul Solang kepada RRI.

Menurut Roul, pemerintah desa bersama masyarakat berharap Balai Sungai Provinsi Sulawesi Utara dapat membantu melakukan perbaikan dan rehabilitasi pada pintu masuk air dari hulu menuju saluran Rano Weleng.

Saluran Rano Weleng memiliki peran penting dalam mendukung kebutuhan air masyarakat sekaligus mengairi lahan persawahan di sejumlah desa di Kecamatan Kakas. Saluran tersebut mengairi persawahan di Desa Sendangan, Desa Pahaleten, dan Desa Paslaten.

Total lahan persawahan yang mendapatkan manfaat dari saluran tersebut diperkirakan mencapai sekitar 200 hektare. Namun, dari keseluruhan luasan tersebut, lahan sawah yang masih produktif saat ini sekitar 75 hektare.

Roul mengatakan kondisi saluran yang menyempit akibat material longsor perlu segera ditangani. Selain untuk menjaga distribusi air ke persawahan, perbaikan juga dibutuhkan agar kebutuhan dasar masyarakat terhadap air dapat terpenuhi dengan baik.

“Atas nama pemerintah di tiga desa dan masyarakat, kami sangat berharap kepada Balai Sungai Provinsi Sulawesi Utara dapat membantu,” pungkas Roul.

Pemerintah desa berharap penanganan saluran Rano Weleng dapat segera dilakukan sehingga distribusi air ke persawahan maupun kebutuhan masyarakat di tiga desa kembali berjalan secara optimal.

(Jeff Assa)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....