61 Tahun SMKS Kristen 1 Tomohon, Dari 8 Siswa 1965 Kini Jadi Sekolah Kejuruan Unggul

  • 11 Sep 2026 18:44 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado - Suasana syukur sekaligus haru mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun ke-61 SMKS Kristen 1 Tomohon. Kepala Sekolah Ritje Langkai, S.Pd. mengatakan, peringatan HUT tahun ini adalah bukti nyata penyertaan Tuhan bagi lembaga pendidikan yang telah berdiri sejak 1965.

"Hari ini, Kamis 10 September 2026 kita boleh bersukacita atas penyertaan Tuhan. Karena Tuhan begitu baik dalam kehidupan kita sehingga pada hari ini kita merayakan Hari Ulang Tahun SMK Kristen 1 Tomohon Ke-61," ujar Ritje Langkai.

Menurutnya, ini adalah bukti pemeliharaan Tuhan yang menopang sekolah dari masa ke masa. Dalam sambutannya, Ritje mengajak seluruh warga sekolah mengenang perjalanan panjang SMKS Kristen 1 Tomohon.

Ia bercerita kepada para mantan kepala sekolah yang hadir bahwa sekolah ini didirikan pada tahun 1965 atas gagasan Bapak J.A Tiwow yang saat itu menjabat Ketua Sinode GMIM. Nama awalnya adalah Sekolah Teknik Menengah Kristen Tomohon.

"Pada saat itu baru terdiri dari 2 jurusan, yakni jurusan Listrik dan jurusan Bangunan, dengan 8 orang siswa," ungkapnya.

Seiring perkembangan zaman, nama sekolah ini beberapa kali berubah:

  1. Sekolah Teknik Menengah Tomohon
  2. Sekolah Teknik Menengah Instruktur Kristen Tomohon
  3. Sekolah Teknologi Menengah Tomohon
  4. Sekolah Menengah Kejuruan Kristen 1 Tomohon
  5. Saat ini menjadi SMKS Kristen 1 Tomohon

Kini sekolah telah berkembang memiliki 6 Program Keahlian dengan 8 Konsentrasi Keahlian.

"Perjalanan panjang tersebut menjadi bagian penting dari sejarah sekolah kita. Dari 2 jurusan dan 8 siswa, kini menjadi lembaga pendidikan kejuruan yang terus bertumbuh mengikuti tuntunan zaman," lanjutnya.

Ritje Langkai menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Pengurus Yayasan AZR Wenas, para mantan kepala sekolah, guru, tenaga tata usaha, siswa dan seluruh pihak yang telah mendukung.

"Kepada pengurus yayasan terima kasih atas kepemimpinan, pengawasan dan perhatian yang tak pernah putus sehingga sekolah ini tetap berdiri tegak dengan berlandaskan nilai-nilai iman dan kasih," katanya.

Ia juga berjanji akan menjaga dan melanjutkan amanah yang diwariskan para pendahulu. "Saat ini kita bisa melihat banyak sekolah yang sudah didirikan tapi tidak diteruskan, ada juga yang ditutup. Tapi SMKS Kristen 1 Tomohon tetap berdiri sampai usia 61 tahun," tegasnya.

"Di usia ke-61 tahun ini, kami bersyukur dapat melangkah dengan pencapaian-pencapaian yang luar biasa berkat kerja sama seluruh warga sekolah serta dukungan semua pihak, sehingga bisa berkembang pesat," tambah Ritje.

Peringatan HUT ke-61 diawali dengan Ibadah Syukur yang dipimpin oleh Ketua Yayasan AZR Wenas, Pdt. Dr. Lucky Paulus Tumbelaka, M.Th.

Turut memberikan sambutan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Sulawesi Utara wilayah Tomohon - Minahasa, Fredi Kumeang, S.Pd.

Hadir pula para mantan Kepala Sekolah, Kepsek SMKS Kristen 3 Tomohon James Karisoh, S.Pd, Pengawas Bina SMK Dra. Ivone Lumempouw, para guru, staf TU, siswa dan undangan.

Acara ditutup dengan doa bersama untuk kemajuan SMKS Kristen 1 Tomohon agar terus menjadi sekolah kejuruan yang berkarakter, beriman, dan berdaya saing.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....