Cegah Tawuran Pelajar, Kapolsek Tikala Berikan Pembinaan Siswa SMPN 9 Manado

  • 11 Sep 2026 14:03 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado - Upaya mencegah terjadinya tawuran antarpelajar terus dilakukan Polsek Tikala. Menindaklanjuti adanya aksi saling mencari masalah yang melibatkan siswa SMPN 9 Manado dan SMP Laurentius, Kapolsek Tikala Iptu Stenly Tawalujaan, turun langsung memberikan pembinaan dan imbauan kamtibmas kepada para siswa.

Kegiatan tersebut berlangsung di lapangan apel SMPN 9 Manado, Kelurahan Paal Dua Lingkungan VII, Kecamatan Paal Dua, pada Kamis 10 September 2026 sekitar pukul 07.10 WITA. Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Tikala didampingi Kanit Intelkam AIPDA Melky Warbung menyampaikan pesan tegas kepada para siswa agar tidak terlibat dalam tindakan yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga maupun sekolah.

Kapolsek mengingatkan para siswa bahwa masa sekolah seharusnya digunakan untuk belajar, membangun prestasi dan mempersiapkan masa depan, bukan terlibat dalam perkelahian atau tindakan yang melanggar hukum.

“Kalau kalian ingin menyelesaikan pendidikan dengan baik dan meraih cita-cita, buatlah prestasi dan jangan melakukan kesalahan maupun pelanggaran. Jangan mencari masalah dengan sekolah lain,” tegas IPTU Stenly.

Ia juga mengingatkan bahwa keterlibatan dalam tawuran maupun tindakan melanggar hukum dapat membawa konsekuensi serius, termasuk sanksi dari pihak sekolah maupun proses hukum apabila memenuhi unsur pelanggaran pidana.

“Jangan melakukan kegiatan yang melanggar hukum. Gunakan waktu untuk belajar dengan baik, hormati guru dan orang tua, serta fokus menggapai cita-cita,” pesannya kepada para siswa.

Pembinaan turut dihadiri Kepala SMPN 9 Manado Ibu Zusana Ivone Thomas, S.Pd, jajaran guru dan staf, serta para siswa dan siswi. Kehadiran personel Polsek Tikala di sekolah tersebut merupakan tindak lanjut atas permintaan pihak sekolah untuk memberikan pembinaan sekaligus memperkuat edukasi kamtibmas kepada para siswa.

Polsek Tikala menegaskan bahwa pencegahan kenakalan remaja membutuhkan peran bersama antara kepolisian, sekolah, orang tua dan para siswa. Pendekatan pembinaan dan edukasi diharapkan dapat mencegah terjadinya kembali aksi tawuran serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi proses belajar mengajar. Kegiatan berakhir sekitar pukul 08.00 WITA dan berlangsung aman, tertib serta kondusif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....