Forpelita Sulut Matangkan Deklarasi Persaudaraan Lintas Agama

  • 09 Sep 2026 18:28 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado - Forum Persaudaraan Lintas Agama (Forpelita) Sulawesi Utara mematangkan persiapan deklarasi sekaligus menyempurnakan struktur kepengurusan. Hal itu dibahas dalam rapat pengurus di Aula Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Sulut, Rabu, 9 September 2026.

Rapat yang dihadiri pengurus dan tokoh lintas agama tersebut dipimpin Sekretaris Forpelita Sulut, H. Usran Mantow. Pertemuan membahas kesiapan organisasi serta agenda deklarasi yang direncanakan berlangsung pada Sabtu, 26 September 2026, pukul 17.00 WITA di Taman Kesatuan Bangsa (TKB) Manado.

Usran Mantow mengatakan, deklarasi bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kerukunan dan persaudaraan lintas agama.

“Forpelita hadir dengan semangat persaudaraan, kebersamaan dan penghormatan terhadap keberagaman. Deklarasi ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam merawat kerukunan serta membangun komunikasi dan kerja sama lintas agama di Sulawesi Utara,” ujar Usran.

Ia menegaskan, keberagaman agama merupakan kekuatan sosial yang perlu dirawat melalui dialog dan kerja sama.

“Yang kita bangun bukan hanya sebuah struktur organisasi, tetapi sebuah gerakan persaudaraan. Perbedaan agama tidak boleh menjadi penghalang untuk bekerja bersama bagi kebaikan masyarakat, bangsa dan daerah,”katanya menambahkan.

Dalam rancangan struktur Forpelita Sulut, unsur Forkopimda Sulawesi Utara direncanakan menjadi pelindung. Sementara Roycke Harry Langie dan Kakanwil Kemenag Sulut, H. Ulyas Taha, ditetapkan sebagai pembina.

Hasil rapat selanjutnya akan disampaikan kepada Pembina Forpelita Sulut untuk mendapatkan arahan dan tindak lanjut. Deklarasi di TKB Manado diharapkan menjadi awal penguatan gerakan persaudaraan lintas agama yang inklusif dan berkelanjutan di Sulawesi Utara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....