Gunung Krakatau Erupsi, Penerbangan Jakarta-Manado PP Ditutup Sementara

  • 06 Sep 2026 09:28 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado, — Aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau yang menyebabkan indikasi sebaran abu vulkanik berdampak terhadap operasional penerbangan di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) dan selanjutnya berpengaruh terhadap sejumlah penerbangan yang memiliki rute Jakarta–Manado dan Manado–Jakarta.

Berdasarkan NOTAM terbaru Nomor A3344/26 NOTAMR A3341/26, Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta dinyatakan ditutup sementara akibat volcanic ash (abu vulkanik). Penutupan yang sebelumnya diperkirakan sampai pukul 05.30 WIB diperpanjang hingga sekitar 09.30 WIB, dengan tetap mempertimbangkan perkembangan kondisi sebaran abu vulkanik dan aspek keselamatan penerbangan.

Sam Ratulangi Tetap Beroperasi

General Manager Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado, Radityo Ari Purwoko, S.T., M.T., menyampaikan Bandara Sam Ratulangi Manado tetap beroperasi normal. Dampak yang terjadi di Manado terutama berasal dari penyesuaian operasional penerbangan yang berkaitan dengan kondisi di Bandara Soekarno-Hatta.

“Bandara Sam Ratulangi Manado tetap beroperasi. Namun, terdapat sejumlah penerbangan dari dan menuju Jakarta yang mengalami penyesuaian berupa penundaan maupun pembatalan sebagai dampak dari penutupan sementara Bandara Soekarno-Hatta akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.” kata Radityo Ari Purwoko,

Hingga Minggu pagi, 6 September 2026, pukul 06:30 WITA terdapat 8 penerbangan pada rute Jakarta–Manado dan Manado–Jakarta yang terpantau mengalami penyesuaian atau berpotensi terdampak kondisi tersebut.

Kedatangan CGK–MDC:

Penerbangan Maskapai Status Penumpang

QG300 Citilink On Schedule 145 pax

ID6274 Batik Air Cancel 90 pax

GA606 Garuda Indonesia Delay 95 pax

ID6742 Batik Air Cancel 104 pax

Keberangkatan MDC–CGK:

Penerbangan Maskapai Status Penumpang

QG301 Citilink Delay 175 pax

ID6271 Batik Air Cancel 136 pax

GA607 Garuda Indonesia Delay 115 pax

ID6743 Batik Air Cancel 118 pax

Secara keseluruhan, data sementara menunjukkan terdapat 978 penumpang pada delapan penerbangan yang terpantau dalam rangkaian penerbangan Jakarta–Manado dan Manado–Jakarta tersebut.

Penumpang dalam Kondisi Baik

Pihak Bandara Sam Ratulangi terus melakukan pemantauan terhadap kondisi penumpang yang terdampak perubahan jadwal penerbangan.

Para penumpang yang terdampak juga dapat melakukan proses refund atau re-schedule penerbangan melalui Customer Service masing-masing maskapai yang tersedia di Bandara Sam Ratulangi Manado, sesuai dengan ketentuan dan kebijakan maskapai.

Penumpang yang mengalami pembatalan maupun penundaan penerbangan diarahkan untuk mendapatkan informasi dan penanganan lebih lanjut melalui Customer Service masing-masing maskapai, termasuk informasi mengenai perubahan jadwal, penerbangan pengganti, maupun ketentuan pelayanan lainnya sesuai kebijakan maskapai.

“Kami memastikan kondisi para penumpang dalam keadaan baik. Kami juga terus berkoordinasi dengan pihak maskapai agar penumpang mendapatkan informasi yang jelas dan pelayanan yang diperlukan selama menunggu kepastian penerbangan berikutnya,” ujar Radityo.

Keselamatan Tetap Menjadi Prioritas

Menurut Radityo, perubahan jadwal penerbangan merupakan bagian dari langkah mitigasi operasional yang harus dilakukan dengan mempertimbangkan keselamatan penerbangan.

“Keselamatan adalah prioritas utama. Kami tidak ingin mengambil keputusan yang mengabaikan faktor keselamatan hanya untuk mengejar ketepatan waktu penerbangan. Seluruh perkembangan akan kami monitor secara dinamis bersama maskapai, AirNav Indonesia, BMKG, regulator, dan stakeholder terkait.”

Ia menambahkan, perpanjangan penutupan Bandara Soekarno-Hatta juga berpotensi menimbulkan cascading impact terhadap rotasi pesawat, ketersediaan armada, serta jadwal penerbangan selanjutnya.

Oleh karena itu, status penerbangan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan kondisi di Bandara Soekarno-Hatta, aktivitas Gunung Anak Krakatau, sebaran abu vulkanik, serta keputusan operasional maskapai dan layanan navigasi penerbangan.

Imbauan kepada Penumpang

Bandara Sam Ratulangi mengimbau kepada seluruh calon penumpang, khususnya yang melakukan perjalanan Manado–Jakarta maupun Jakarta–Manado, untuk:

  • Memantau status penerbangan melalui kanal resmi maskapai.
  • Menghubungi atau mendatangi Customer Service maskapai apabila penerbangan mengalami delay atau cancel.
  • Tidak terburu-buru menuju bandara sebelum memperoleh kepastian status penerbangan apabila terdapat perubahan jadwal.
  • Mengikuti arahan petugas bandara dan maskapai selama berada di area terminal.

    “Kami mengimbau penumpang untuk tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari maskapai. Bandara Sam Ratulangi tetap beroperasi dan seluruh personel kami bersama stakeholder terkait terus melakukan monitoring serta koordinasi untuk memastikan pelayanan kepada penumpang tetap berjalan dengan baik,” jelas Radityo.

    Bandara Sam Ratulangi Manado akan terus melakukan monitoring, koordinasi, dan evaluasi secara berkelanjutan terhadap perkembangan situasi serta menyampaikan informasi terbaru apabila terdapat perubahan signifikan terhadap operasional penerbangan.

    Bandara Sam Ratulangi Manado tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pengguna jasa dengan mengedepankan prinsip utama: keselamatan adalah prioritas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....