Bitung Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Karhutla
- 04 Sep 2026 14:45 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Bitung - Pemerintah Kota Bitung bersama Kodim 1310/Bitung memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi Kebakaran Hutan dan Lahan atau Karhutla. Langkah tersebut ditunjukkan melalui Apel Gelar Pasukan Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Karhutla di Lapangan Sari Cakalang, Kelurahan Pakadoodan, Kecamatan Maesa pada Kamis, 3 September 2026.
Apel dipimpin langsung Wali Kota Bitung Hengky Honandar dan diikuti personel TNI, Polri, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, BPBD, BNPB, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Kesehatan serta para camat se-Kota Bitung. Sejumlah kendaraan dan sarana pendukung juga disiagakan untuk memastikan respons cepat apabila terjadi kebakaran.
Sarana yang digelar meliputi satu unit truk Damkar Kodim 1310/Bitung, satu unit truk Damkar Yonif TP 916/Bara Sakti, tiga unit truk Damkar Pemerintah Kota Bitung serta dua unit ambulans Dinas Kesehatan Kota Bitung. Kesiapan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan personel dan peralatan dapat segera dikerahkan ketika terjadi keadaan darurat.
Wali Kota Bitung Hengky Honandar mengajak masyarakat turut menjadi bagian penting dalam mencegah terjadinya Karhutla. Masyarakat diminta tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, menghindari aktivitas yang dapat memicu kebakaran serta tidak membuang puntung rokok sembarangan.
Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan asap, titik api atau indikasi kebakaran kepada aparat maupun instansi terkait. Pelaporan secara cepat dinilai penting agar potensi kebakaran dapat segera ditangani sebelum meluas dan menimbulkan dampak lebih besar.
Sementara itu, Dandim 1310/Bitung Letkol Inf Dewa Made DJ mengatakan apel tersebut merupakan bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi Karhutla di wilayah Kota Bitung. Menurutnya, kesiapan personel, sarana dan prasarana serta koordinasi lintas sektor menjadi faktor penting dalam menghadapi ancaman kebakaran.
“Penanganan Karhutla tidak dapat dilakukan oleh satu instansi saja, tetapi membutuhkan sinergitas dan kerja sama semua pihak, termasuk TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat,” ujar Dandim.
Dandim menambahkan, kesiapsiagaan harus dibangun sejak dini melalui pencegahan, pemantauan wilayah rawan serta respons cepat ketika terjadi kebakaran. Kodim 1310/Bitung, kata dia, siap mendukung Pemerintah Kota Bitung dalam upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla sesuai tugas dan kewenangan.
Usai apel, Wali Kota Bitung bersama Dandim 1310/Bitung, Kapolres Bitung AKBP Arie Sulistyo Nugroho serta jajaran Forkopimda melakukan pengecekan terhadap kendaraan dan sarana pendukung yang disiapkan. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh peralatan dalam kondisi siap digunakan.
Dandim menegaskan pentingnya mengedepankan pencegahan melalui deteksi dini, komunikasi cepat dan koordinasi yang solid di lapangan. Dengan kesiapsiagaan seluruh unsur dan dukungan masyarakat, potensi kebakaran diharapkan dapat segera dikendalikan sehingga tidak meluas dan mengancam lingkungan maupun keselamatan warga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....