Babinsa dan Warga Padamkan Kebakaran Dua Hektare Lahan di Tondegesan
- 02 Sep 2026 18:13 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Minahasa – Respons cepat Babinsa bersama pemerintah dan masyarakat berhasil mencegah meluasnya kebakaran lahan perkebunan di Desa Tondegesan, Kecamatan Kawangkoan, Kabupaten Minahasa.
Kebakaran terjadi pada Selasa (1/9/2026) sekitar pukul 18.00 WITA. Babinsa Koramil 1302-08/Kawangkoan Serka Charles langsung bergerak menuju lokasi setelah menerima laporan adanya kebakaran lahan perkebunan.
Serka Charles bersama Danramil 1302-08/Kawangkoan Letda Inf. Djoike Rontos dan dua Babinsa kemudian melakukan penanganan awal di lokasi kejadian. Pemadaman awal dilakukan bersama pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat dengan menggunakan peralatan yang tersedia. Upaya tersebut dilakukan untuk mencegah api menjalar lebih luas ke area perkebunan maupun lingkungan sekitar.
Sekitar pukul 20.00 WITA, tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Minahasa bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tiba di lokasi dan melanjutkan proses pemadaman. Berkat penanganan secara bersama-sama, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.15 WITA dalam kondisi aman dan tidak menimbulkan korban jiwa.
Kebakaran tersebut diduga dipicu aktivitas pembakaran rumput oleh masyarakat. Akibat kejadian itu, sekitar dua hektare lahan perkebunan dilaporkan hangus terbakar. Pasca-pemadaman, Babinsa bersama unsur pemerintah dan masyarakat melakukan koordinasi untuk memastikan kondisi lokasi tetap aman serta mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali titik api.
Masyarakat juga diimbau tidak melakukan pembakaran rumput, sampah, maupun lahan secara sembarangan, terlebih saat kondisi cuaca kering yang dapat mempercepat penyebaran api. Babinsa mengingatkan masyarakat agar segera melaporkan apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran sehingga penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.
Kejadian di Tondegesan menjadi pengingat bahwa pencegahan kebakaran lahan membutuhkan kewaspadaan dan keterlibatan masyarakat, karena api yang berasal dari aktivitas pembakaran dapat dengan cepat meluas ketika kondisi lingkungan kering. Kolaborasi antara aparat, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan terus diperkuat untuk mencegah kejadian serupa serta melindungi lahan, lingkungan, dan keselamatan masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....