NTP Sulut Agustus 2026 Turun 2,14 Persen akibat Kemarau

  • 01 Sep 2026 19:32 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado - Nilai Tukar Petani (NTP) Sulawesi Utara pada Agustus 2026 tercatat sebesar 126,79. Angka ini mengalami penurunan sebesar 2,14 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Penurunan indeks yang diterima petani paling dalam terjadi pada subsektor hortikultura. Cuaca panas dan musim kemarau panjang menjadi pemicu utama merosotnya hasil panen.

Kepala BPS Sulawesi Utara, Wateki, menjelaskan bahwa penurunan panen terjadi pada sejumlah komoditas sayuran lokal.

“Harga komoditas cabai rawit dan kangkung mengalami kenaikan akibat dari kondisi cuaca panas dan musim kemarau yang menyebabkan hasil panen menurun,” ujar Wateki saat rilis BRS, Selasa, 1 September 2026.

Penurunan hasil panen ini membuat tingkat kesejahteraan petani hortikultura tertekan. Berbeda dengan sektor lain di Sulawesi Utara yang masih mencatatkan pertumbuhan positif.

Wateki menambahkan, dinamika harga bahan pangan di tingkat petani berdampak langsung pada indeks penerimaan mereka secara keseluruhan.

“Nilai Tukar Usaha Petani atau NTUP bulan Agustus 2026 sebesar 131,34 persen dan ini juga menurun dibandingkan bulan lalu,” kata Wateki.

Sektor hortikultura mencatatkan penurunan terparah di antara subsektor lainnya, yakni anjlok hingga 17,47 persen secara bulanan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....