PM-AAS Panen Perdana di Bolmut, Hasil 10,03 Ton/Ha Jadi Bukti Inovasi Pertanian

  • 31 Agt 2026 17:23 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID: Bolmut – Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian Sulawesi Utara (BRMP Sulut) bersama Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) berhasil melakukan panen perdana demplot padi dengan model PM-AAS pada Jumat, 28 Agustus 2026.

Hasil ubinan mencatat produktivitas mencapai 10,03 ton per hektar, jauh di atas rata-rata tanam konvensional.

Panen yang digelar di lahan seluas 1 hektar ini dipimpin langsung Bupati Bolmut Dr. Sirajudin Lasena, S.E., M.Ec.Dev. Turut hadir Direktur Wilayah BRMP Sulut Dr. Steivie Karouw, S.TP., M.Sc., Kapolres Bolmut AKBP Andhika Fitransyah, S.I.K., M.Han., Kelsi Penyuluh Pertanian Sulut Ir. Constateijn Simbala, Kabag Tata Usaha BRMP Sulut Lydia A.E. Tulung, SP., M.Si., Kapoksi Program dan Evaluasi Dr. Faisal, SP., M.Si., Katimker Penyuluh Kab. Bolmut, penyuluh, perwakilan BPS Bolmut, kepala desa, hingga petani setempat.

Kepala BRMP Sulut Dr. Steivie Karouw menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut.

“Ini merupakan panen perdana model PM-AAS di Sulawesi Utara. Kami sangat gembira melihat hasil panen yang menunjukkan produktivitas yang sangat baik. Diperoleh hasil ubinan sebanyak 10,03 ton, yang mana merupakan hasil tertinggi bila dibandingkan dengan model penanaman konvensional biasanya. Ini menjadi bukti bahwa inovasi pertanian yang digagas oleh BRMP dapat memberikan hasil nyata bagi petani,” ujar Steivie.

Menurutnya, capaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan Bolmut, tetapi juga tonggak awal penerapan teknologi PM-AAS di Sulut.

“Semoga inovasi ini terus berkembang dan dapat diaplikasikan oleh seluruh petani di Sulawesi Utara, sehingga memberikan manfaat untuk meningkatkan kesejahteraan petani,”_ tambahnya.

Dikatakannya juga, hal ini merupakan harapan dan arahan Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, dalam mensejahterahkan petani di Sulut.

Bupati Sirajudin Lasena mengapresiasi kolaborasi BRMP Sulut dengan petani Bolmut. Ia berharap demplot ini bisa menjadi pembelajaran dan motivasi bagi petani lain untuk menerapkan teknologi budidaya yang lebih modern dan efisien.

BRMP Sulut menegaskan, hasil demplot PM-AAS di Bolmut tidak akan berhenti di satu titik. Ke depan, model ini akan terus didorong agar bisa direplikasi di berbagai wilayah Sulawesi Utara sebagai upaya meningkatkan produksi pangan dan kesejahteraan petani.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....