BMKG: Periode El Nino Kini Lebih Singkat
- 26 Agt 2026 14:34 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - Kepala Stasiun Klimatologi Sulawesi Utara, BMKG, Aris Yunatas menyebut periode siklus El Nino kini lebih singkat. Menurut Aris, siklus yang sebelumnya berlangsung lima hingga tujuh tahun kini muncul hampir setiap tahun.
“Sebenarnya, siklus El nino dan La nina ini sebenarnya dulu jenjang waktunya itu lima, tujuh tahun. Kemudian memendek ke tiga sampai lima tahun. Sekarang itu hampir setiap tahun,” ungkap Aris dalam dialog rri Manado pada Senin 24 Agustus 2026.
Aris menjelaskan siklus tersebut kemudian lebih singkat dalam beberapa tahun terakhir. Kondisi itu membuat fenomena El Nino dan La Nina lebih sering muncul dalam rentang waktu berdekatan.
Perubahan siklus tersebut juga berkaitan dengan dinamika perubahan iklim yang berlangsung dari tahun ke tahun. Kondisi itu turut memengaruhi karakteristik cuaca dan iklim yang terjadi di wilayah Sulawesi Utara.
“Menjadi kewaspadaan kita akan global warming atau perubahan iklim yang sangat dinamis dari tahun ke tahun sehingga itu juga mempengaruhi kondisi cuaca dan iklim untuk wilayah Sulawesi Utara,” ungkapnya.
Aris juga mencatat beberapa kejadian El Nino dengan kategori sangat kuat pada periode sebelumnya. Kejadian tersebut tercatat berlangsung pada 1982, 1997, dan 2015 sebelum periode 2026.
“Kalau kita flashback kejadian El Nino dengan musim Kemarau dengan El Nino dalam kategori sangat kuat itu mulai tahun 1982 kemudian terjadi lagi tahun 1997 dan 2015 dan 2026 akan menjadi rekor story bahwa kita pernah mengalami el nino sangat kuat,” ungkap Aris Yunatas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....