Kodim Bitung: Jembatan Perintis Dibangun Berdasarkan Geografis dan Kebutuhan

  • 24 Agt 2026 14:34 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado - Komandan Kodim 1310/Bitung Letkol Inf Dewa Made DJ menjelaskan lokasi Jembatan Perintis Garuda mempertimbangkan kondisi geografis. Penentuan titik pembangunan juga memperhatikan kebutuhan masyarakat terhadap akses pendidikan dan aktivitas ekonomi.

Dewa mengatakan jalan nasional dan kabupaten tersedia, tetapi sejumlah jalur masih memutar. Kondisi tersebut menjadi pertimbangan dalam menentukan lokasi jembatan yang dapat memangkas perjalanan masyarakat.

“Memang jalan sudah ada, jalan nasional sudah ada, jalan kabupaten sudah ada, tetapi kan jalan-jalan yang ada itu masih tergolong memutar," ucap Dewa dalam dialog rri Manado pada Jumat 21 Agustus 2026.

Selanjutnya, lokasi pembangunan memperhatikan masyarakat yang tinggal jauh dari pusat kecamatan. Akses tersebut mencakup kebutuhan anak sekolah serta masyarakat yang menjalankan aktivitas pertanian.

“Terus ada pertanian, yang mungkin hasil buminya yang jauh dari desa kita lihat ada sungai kita potong disana dibuat jembatan sehingga masyarakat lebih cepat untuk menjual hasil buminya," ucapnya lagi.

Selain itu, keberadaan sungai menjadi pertimbangan ketika jalur masyarakat membutuhkan penghubung antarkawasan. Pembangunan jembatan pada titik tersebut diharapkan memperpendek perjalanan menuju sekolah maupun lokasi pemasaran.

Pada sisi pendidikan, lokasi jembatan juga mempertimbangkan perjalanan anak-anak menuju sekolah setiap hari. Jalur yang lebih pendek dapat mengurangi waktu perjalanan siswa dari permukiman menuju sekolah.

“Anak-anak sekolah pun lebih pendek waktunya untuk dia bisa berangkat lebih siang tidak harus berangkat subuh-subuh ke sekolah seperti itu jadi manfaatnya keperluan masyarakat, katanya menjelaskan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....