Senduk Resmi Tutup TIFF 2026, Tegaskan Dampak Nyata bagi Masyarakat
- 15 Agt 2026 22:30 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Tomohon – Wali Kota Tomohon, Caroll J.A. Senduk, S.H., menghadiri sekaligus menutup seluruh rangkaian Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026 yang digelar di GOR Babe Palar Tomohon.
Dalam sambutannya, Wali Kota Caroll Senduk menyampaikan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena seluruh rangkaian TIFF 2026 dapat terlaksana dengan baik hingga acara penutupan.
“Puji dan syukur kita panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, di mana kita telah sampai pada penghujung seluruh rangkaian Tomohon International Flower Festival 2026. Hari ini kita akan menutup, dan tentu ini sangat-sangat membuat kita tetap semangat untuk terus membuat TIFF ini semakin luar biasa,” ujar Caroll.
Menurutnya, selama sepekan pelaksanaan TIFF 2026, Kota Tomohon telah menjadi panggung yang mempertemukan berbagai perbedaan dalam satu semangat kebersamaan. Bunga dan budaya, kreativitas dan tradisi, masyarakat lokal dengan tamu dari berbagai daerah dan negara, hingga pemerintah, dunia usaha, komunitas, pelaku UMKM, seniman, generasi muda, dan seluruh elemen masyarakat dapat bersinergi dalam satu gerak bersama.
“Dan itulah makna yang boleh tercipta dalam Collaboration of Spirit di TIFF tahun ini. Kolaborasi ada ketika kita saling mendukung dan bekerja sama. TIFF 2026 telah membuktikan bahwa ketika kita bergerak bersama, Tomohon mampu menghadirkan sesuatu yang besar,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya pelaksanaan TIFF 2026, mulai dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, kementerian terkait, Forkopimda, DPRD Kota Tomohon, sponsor dan mitra, pelaku usaha, perbankan, komunitas, media, insan pariwisata, seniman dan budayawan, relawan, hingga seluruh panitia pelaksana.
Ucapan terima kasih secara khusus juga diberikan kepada masyarakat Kota Tomohon yang dinilai telah menjadi tuan rumah yang baik selama festival berlangsung.
“Sesungguhnya TIFF bukan milik pemerintah, tapi yang pasti ini semua adalah milik masyarakat Kota Tomohon, yang telah menjadi tuan rumah yang baik, menyambut para tamu dengan keramahan, menjaga kebersihan dan keamanan, serta memberikan wajah terbaik Tomohon kepada dunia. Untuk itu, sekali lagi kami mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada seluruh masyarakat Kota Tomohon,” kata Wali Kota.
Caroll menegaskan bahwa TIFF kini telah berkembang menjadi lebih dari sekadar festival bunga. Event tahunan tersebut telah menjadi platform promosi pariwisata, budaya, ekonomi kreatif, perdagangan, hingga diplomasi daerah yang memperkenalkan Tomohon ke tingkat nasional dan internasional.
Pemerintah Kota Tomohon, lanjutnya, berkomitmen agar kemeriahan TIFF tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui dampak berganda (multiplier effect) terhadap perekonomian daerah.
“Festival ini tidak hanya menghadirkan keindahan selama beberapa hari, tetapi memberikan multiplier effect bagi perekonomian masyarakat. Bunga Tomohon semakin dikenal, produk UMKM Tomohon semakin luas pasarnya dan naik kelas,” ujarnya.
Kepada generasi muda, Wali Kota berpesan agar mampu menjadi bagian dari perubahan dan pembangunan daerah dengan memanfaatkan teknologi, kreativitas, serta tetap menjunjung tinggi identitas budaya lokal.
“Jangan hanya menjadi penonton dari perubahan, jadilah bagian dari perubahan itu. Jadikan teknologi sebagai alat untuk berkarya, jadikan kreativitas sebagai kekuatan, jadikan budaya sebagai identitas, dan jadikan Tomohon sebagai tempat untuk tumbuh, berinovasi, dan membangun masa depan. Karena masa depan Kota Tomohon ada di tangan generasi muda saat ini,” pesannya.
Mengakhiri sambutannya, Wali Kota mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan yang telah terbangun selama TIFF 2026.
“Mari kita terus bergandengan tangan, mari kita terus menanam harapan, menumbuhkan karya, dan membawa Kota Tomohon untuk maju, berdaya saing, dan sejahtera. Semoga Tuhan memberkati torang samua, dan Tuhan memberkati Kota Tomohon. Sampai bakudapa di Tomohon International Flower Festival 2027,” tutupnya.
Penutupan TIFF 2026 kemudian ditandai dengan pemukulan kolintang nada tunggal Tantingtong sebagai simbol berakhirnya seluruh rangkaian festival yang telah berlangsung selama sepekan di Kota Tomohon.
(Anugrah Pandey)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....