Polresta Manado Amankan TKP Penemuan Pelajar Meninggal Dunia di Paniki Bawah

  • 14 Agt 2026 14:49 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado - Personel Polresta Manado bersama Polsek Mapanget mengamankan lokasi penemuan seorang pelajar perempuan berinisial KJA (15) yang ditemukan meninggal dunia di dalam kamar rumahnya di Kelurahan Paniki Bawah, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, pada Rabu 12 Agustus 2026 dini hari.

Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 01.00 WITA. Setelah menerima informasi, piket SPKT Polresta Manado bersama SPK Polsek Mapanget langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan dan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP).

Personel yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Mapanget Ipda Victory Somba tiba di lokasi sekitar pukul 01.30 WITA. Petugas kemudian melakukan olah TKP, dokumentasi, serta berkoordinasi dengan tim Inafis untuk memastikan proses pemeriksaan di lokasi berjalan sesuai prosedur.

Korban pertama kali ditemukan oleh orang tuanya yang saat itu baru tiba di rumah. L Saat dilakukan pengecekan, korban tidak berada di kamarnya. Orang tua korban kemudian melihat kamar yang terkunci dari dalam dan mencoba membukanya, namun tidak berhasil. Saat melihat melalui jendela, orang tua korban terkejut mendapati korban berada dalam kondisi tergantung di dalam kamar.

Sebelumnya, sekitar pukul 23.30 WITA, korban sempat mengirim pesan kepada seorang saksi berinisial EG (15). Pesan tersebut kemudian dihapus kembali oleh korban. Sekitar pukul 01.00 WITA, saksi mendapat informasi bahwa korban telah meninggal dunia.

Berdasarkan pemeriksaan awal di lokasi, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Namun, terkait penyebab pasti kematian, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan belum menyimpulkan penyebab kematian korban.

Kapolsek Mapanget, Iptu Jodie F. Kairupan, mengatakan bahwa personel langsung mengamankan TKP dan melakukan pemeriksaan awal setelah menerima laporan penemuan korban.

“Personel langsung mendatangi lokasi, mengamankan TKP, melakukan olah TKP dan dokumentasi, serta berkoordinasi dengan tim Inafis. Untuk penyebab pasti kematian masih dalam proses penyelidikan,” ujar Kapolsek Mapanget.

Kapolsek menambahkan, berdasarkan keterangan awal dari pihak keluarga, korban selama ini tidak diketahui memiliki permasalahan di lingkungan keluarga maupun sekolah. Polisi juga masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi untuk mengetahui secara pasti rangkaian kejadian sebelum korban ditemukan meninggal dunia.

“Semua informasi dan temuan di TKP masih kami dalami. Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuat kesimpulan sendiri terkait peristiwa ini dan menyerahkan proses penyelidikan kepada pihak kepolisian,” tambahnya.

Saat ini, penanganan perkara masih dilakukan oleh Polsek Mapanget bersama personel Polresta Manado. Hasil olah TKP dan keterangan para saksi akan menjadi bagian dari proses penyelidikan untuk mengungkap secara terang peristiwa tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....