RSUD Sam Ratulangi Tondano Baru Siap Beroperasi 18 Agustus

  • 14 Agt 2026 14:49 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Minahasa - Pemerintah Kabupaten Minahasa terus mematangkan persiapan menjelang pengoperasian RSUD Dr. Sam Ratulangi Tondano yang baru. Rumah sakit tersebut dijadwalkan mulai beroperasi pada 18 Agustus 2026 sebagai bagian dari upaya meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat.

Kesiapan pengoperasian rumah sakit dibahas melalui rapat teknis perpindahan RSUD di Ruang Kerja Wakil Bupati Minahasa, Kamis (13/8/2026). Rapat dipimpin Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang, dan diikuti sejumlah perangkat daerah terkait serta jajaran manajemen RSUD.

Rapat tersebut membahas berbagai kebutuhan teknis untuk memastikan proses perpindahan dan pengoperasian RSUD berjalan lancar. Pembahasan mencakup kesiapan pelayanan kesehatan hingga kemudahan akses masyarakat menuju rumah sakit yang baru.

Salah satu perhatian pemerintah daerah adalah kesiapan transportasi umum menuju RSUD baru. Pemerintah menyiapkan trayek angkutan Kulo–RSUD Dr. Sam Ratulangi Tondano untuk mendukung mobilitas masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan.

Penetapan trayek dan tarif angkutan tersebut mengacu pada Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Nomor SK.687/AJ.206/DRJD/2002 tentang Pedoman Teknis Penyelenggaraan Angkutan Penumpang Umum di Wilayah Perkotaan Dalam Trayek Tetap dan Teratur. Tarif angkutan pada trayek Kulo–RSUD Dr. Sam Ratulangi Tondano ditetapkan sebesar Rp4.150.

Rute yang direncanakan meliputi Pemukiman Kulo, Perkantoran Sasaran, BPU, Plaza Tondano, Taman God Bless, Benteng Moraya, RSUD Dr. Sam Ratulangi Tondano, UNIMA, Pemukiman Koya, Boulevard, Taman God Bless, BPU, Perkantoran Sasaran, hingga kembali ke Pemukiman Kulo.

Dinas Perhubungan akan menetapkan kriteria pemberian izin trayek sesuai ketentuan yang berlaku. Dinas tersebut juga akan melakukan sosialisasi, pengawasan, serta evaluasi secara berkala terhadap pelaksanaan trayek tersebut.

Sementara penerbitan izin trayek akan dilakukan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu setelah memperoleh pertimbangan teknis dari Dinas Perhubungan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan penyelenggaraan angkutan umum menuju RSUD baru berjalan sesuai ketentuan.

Selain aspek transportasi, kesiapan layanan kesehatan di RSUD baru juga terus dimatangkan menjelang pengoperasian. Sebanyak 11 layanan poliklinik disiapkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat setelah pelayanan dipusatkan di lokasi baru.

Layanan tersebut meliputi Poli Penyakit Dalam, Poli Bedah, Poli Anak, serta Poli Kebidanan dan Kandungan. Selanjutnya tersedia Poli Jantung, Poli Mata, Poli Jiwa, Poli Saraf, Poli HIV dan TB, Poli Kulit dan Kelamin, serta Poli Rehabilitasi Medik dan Fisioterapi.

Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang mengatakan seluruh perangkat daerah terkait perlu memastikan kesiapan sesuai tugas masing-masing. Menurutnya, perpindahan rumah sakit membutuhkan koordinasi lintas sektor agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan secara optimal.

Pengoperasian RSUD Dr. Sam Ratulangi Tondano yang baru menjadi salah satu langkah Pemerintah Kabupaten Minahasa dalam memperkuat pelayanan kesehatan. Pemerintah juga memastikan aspek transportasi, keamanan, informasi publik, serta dukungan administrasi turut dipersiapkan secara menyeluruh.

Dengan kesiapan fasilitas dan layanan kesehatan yang terus dimatangkan, masyarakat diharapkan dapat memperoleh pelayanan yang lebih mudah dan memadai. Pengoperasian pada 18 Agustus 2026 diharapkan menjadi momentum baru dalam peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Minahasa.

(Jeff Assa)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....