Ikuti Kick Off Geber Masjid, Ulyas Taha Dorong Kebersihan dan Kenyaman Masjid

  • 11 Agt 2026 09:15 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado - Masjid tidak hanya menjadi tempat pelaksanaan ibadah, tetapi juga memiliki peran penting sebagai pusat pembinaan umat, ruang kebersamaan, serta tempat tumbuhnya semangat gotong royong di tengah masyarakat. Semangat tersebut kembali ditegaskan melalui Gerakan Bersih-Bersih Masjid (Geber Masjid) dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Utara, H. Ulyas Taha, turut mengikuti secara daring Kick Off Gerakan Bersih-Bersih Masjid yang dibuka secara resmi oleh Menteri Agama RI H. Nasaruddin Umar, pada Senin 10 Agustus 2026. Kegiatan tingkat daerah dipusatkan di Masjid Aziddin, Malalayang I, Manado.

Dalam kesempatan tersebut, Kakanwil menyerahkan bantuan alat kebersihan kepada Ketua BTM Masjid Aziddin, H. Rum Usulu, sebagai bentuk dukungan terhadap upaya menjaga kebersihan dan kenyamanan masjid sebagai rumah ibadah sekaligus ruang pelayanan umat.

Menurut Kakanwil, masjid memiliki fungsi yang luas dalam kehidupan masyarakat. Selain menjadi tempat menunaikan ibadah, masjid dapat menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, membangun kepedulian sosial, memberikan pembinaan keagamaan, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dan gotong royong.

“Masjid harus menjadi tempat yang nyaman bagi jamaah. Karena itu, kebersihan dan kerapian masjid bukan hanya tanggung jawab pengurus, tetapi menjadi tanggung jawab bersama seluruh umat,” ujar Kakanwil.

Ia menambahkan, momentum Geber Masjid menyambut HUT ke-81 RI hendaknya tidak berhenti pada kegiatan membersihkan lingkungan masjid. Gerakan tersebut diharapkan menjadi sarana untuk menghidupkan kembali semangat kebersamaan masyarakat melalui masjid.

“Semangat kemerdekaan juga dapat kita wujudkan melalui kepedulian, kebersamaan dan gotong royong. Masjid dapat menjadi pusat tumbuhnya nilai-nilai tersebut,” tambahnya.

Kakanwil berharap kegiatan ini dapat mendorong pengurus masjid dan masyarakat untuk terus menjaga kebersihan, merawat fasilitas, serta mengoptimalkan fungsi masjid bagi kepentingan umat dan lingkungan sekitar.

“Masjid yang bersih, nyaman dan aktif akan semakin mendukung jamaah dalam beribadah sekaligus menjadi ruang yang terbuka bagi kegiatan pembinaan dan kemasyarakatan,” katanya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Manado Hj. Rogaya Udin, Kepala Seksi Bimas Islam Sahrir Bachruddin, Lurah Malalayang I Barat Matriany Youla Lapasi, Kepala KUA serta Penyuluh Agama Islam se-Kota Manado.

Sementara itu, Menteri Agama RI H. Nasaruddin Umar dalam arahannya mengajak masyarakat menjadikan kebersihan masjid sebagai gerakan bersama. Kebersihan tidak hanya menyangkut ruang utama masjid, tetapi juga karpet, toilet, halaman, selokan, hingga perbaikan berbagai fasilitas yang mengalami kerusakan.

“Datanglah ke masjid bersama keluarga. Bersihkan karpetnya, toiletnya, lingkungannya, perbaiki yang rusak,” pesan Menag.

Pesan tersebut memperkuat makna Geber Masjid sebagai gerakan yang tidak sekadar menghadirkan lingkungan masjid yang bersih, tetapi juga mengajak masyarakat kembali menjadikan masjid sebagai pusat kehidupan umat, tempat beribadah, belajar, bersilaturahmi, membangun kepedulian sosial, dan memperkuat persaudaraan.

Dalam semangat menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI, kebersamaan membersihkan dan merawat masjid menjadi bagian dari wujud syukur atas kemerdekaan sekaligus ikhtiar menghadirkan rumah ibadah yang semakin nyaman, hidup, dan memberi manfaat bagi masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....