Rektor IAKN Manado: Wisuda Awal Pengabdian, Bukan Akhir Perjuangan

  • 07 Agt 2026 15:42 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado – Rektor Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Manado, Olivia Cherly Wuwung, menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir dari perjalanan pendidikan, melainkan awal tanggung jawab yang lebih besar untuk mengabdi kepada gereja, masyarakat, bangsa, dan negara.

Pesan tersebut disampaikan Rektor saat Sidang Senat Terbuka Wisuda IAKN Manado Tahun 2026 yang digelar pada Kamis (6/8/2026). Wisuda tahun ini mengusung tema "Menjadi Cendekiawan Kristiani di Era Artificial Intelligence: Berilmu, Berintegritas, dan Berdampak bagi Indonesia."

Dalam sambutannya di hadapan para wisudawan, orang tua, anggota senat, dosen, dan tamu undangan, Rektor mengatakan gelar akademik yang diterima para lulusan bukan sekadar pencapaian formal, melainkan amanah intelektual, moral, sosial, dan spiritual yang harus diwujudkan melalui karya dan pelayanan nyata di tengah masyarakat.

Rektor Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Manado, Dr. Olivia Cherly Wuwung, S.T., M.Pd.

Menurut Olivia Wuwung, perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah membawa perubahan besar di berbagai sektor kehidupan. Karena itu, lulusan perguruan tinggi dituntut mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi tanpa kehilangan nilai-nilai kemanusiaan.

"Jangan takut kepada Artificial Intelligence. Pelajarilah, gunakanlah, kuasailah, tetapi jangan pernah menyerahkan kemanusiaan Saudara kepada teknologi," tegasnya.

Ia mengajak seluruh wisudawan menjadi cendekiawan Kristiani yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga menjunjung tinggi integritas, berpikir kritis, terus belajar, serta memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menghadirkan manfaat bagi sesama.

"Jangan hanya menjadi generasi yang mengikuti perubahan. Jadilah generasi yang memberi arah kepada perubahan," pesannya kepada para lulusan.

Rektor juga menegaskan bahwa setiap lulusan IAKN Manado harus menjadi representasi visi institusi sebagai Cendekiawan Kristiani Berperadaban Indonesia, yakni pribadi yang cerdas dalam berpikir, kokoh dalam iman, santun dalam bersikap, terbuka terhadap perbedaan, serta memiliki komitmen kuat dalam pengabdian kepada masyarakat.

Menutup sambutannya, Olivia Wuwung berharap para wisudawan mampu menjadi duta almamater yang membawa terang, harapan, dan perubahan positif di tengah masyarakat. Ia juga mengingatkan agar para lulusan senantiasa menjaga integritas, etika, dan nilai-nilai kemanusiaan dalam menghadapi perkembangan teknologi yang semakin pesat.

Wisuda IAKN Manado Tahun 2026 menjadi momentum lahirnya lulusan yang diharapkan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap berkontribusi bagi pembangunan bangsa melalui karakter, kepemimpinan, dan pelayanan yang berlandaskan nilai-nilai Kristiani.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....