Rengganis: Erklika Lab Jembatani Budaya Membaca dan Pembelajaran Digital
- 05 Agt 2026 18:28 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - Penerbit Erlangga memperkenalkan metode pembelajaran baru melalui Erklika Lab Connect sebagai upaya mengoptimalkan proses belajar peserta didik di era digital. Program ini menghadirkan Erklika Lab, seri pembelajaran hybrid yang menggabungkan buku cetak dengan platform digital untuk mendukung pembelajaran berbasis Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics (STEAM).
Erklika Lab memadukan interactive virtual lab yang dapat diakses melalui platform erklika.id dengan buku cetak berisi panduan eksperimen serta soal berbasis STEAM. Konsep tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif sekaligus memperkuat penerapan project-based learning di sekolah.
Chief Editor Digital Product Penerbit Erlangga, Rengganis, mengatakan pengembangan Erklika Lab dilatarbelakangi kebutuhan menghadirkan pembelajaran yang mampu menjembatani kebiasaan membaca buku dengan pemanfaatan teknologi digital.

"Anak-anak masih membutuhkan buku cetak untuk membangun budaya literasi. Namun, di sisi lain mereka juga harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Karena itu kami menghadirkan pembelajaran hybrid yang menggabungkan media cetak dan digital agar dapat mengakomodasi kebutuhan sekolah sekaligus meningkatkan minat belajar peserta didik," ujar Rengganis.
Menurutnya, model pembelajaran tersebut juga menjadi respons terhadap karakter generasi saat ini yang tumbuh sebagai digital native, sehingga proses belajar perlu disajikan dengan pendekatan yang lebih interaktif tanpa menghilangkan peran buku sebagai sumber belajar utama. Sementara itu, AMD 1 Produk 2 Penerbit Erlangga, Ign. Dwi Wahyu, menjelaskan materi ajar Erklika Lab disusun mengikuti perkembangan zaman dengan mengintegrasikan pembelajaran cetak dan digital.
"Materi ajar dirancang lebih relevan dengan kebutuhan saat ini. Selain meningkatkan kemampuan literasi dan berpikir kritis, peserta didik juga mengerjakan berbagai proyek lintas mata pelajaran. Melalui platform digital, mereka dapat melihat simulasi maupun praktik pembelajaran secara langsung, sehingga guru lebih mudah menggunakannya dalam proses belajar mengajar di kelas," kata Ign. Dwi Wahyu.
Melalui pendekatan tersebut, Erklika Lab diharapkan mampu mendukung proses pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, dan kontekstual. Integrasi buku cetak dengan teknologi digital juga diharapkan dapat membantu sekolah meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus memperkuat kompetensi peserta didik dalam menghadapi tantangan abad ke-21.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....