El Nino Mengancam, Polres Minahasa Maksimalkan Kesiapsiagaan Personel

  • 05 Agt 2026 18:19 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID: Minahasa – Kepolisian Resor (Polres) Minahasa menyiagakan seluruh personel guna mengantisipasi ancaman bencana dampak fenomena El Nino.

Langkah ini dilakukan melalui sinergi lintas instansi bersama Pemerintah Kabupaten Minahasa untuk mengamankan wilayah dari potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kapolres Minahasa, AKBP Steven J.R. Simbar, S.I.K., menyatakan bahwa pihaknya bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Pemadam Kebakaran (Damkar), Satpol PP, dan Dinas Perhubungan (Dishub) selalu berada dalam kondisi siaga (standby) untuk merespons laporan titik panas (hotspot).

”Kami bersinergi dengan seluruh instansi terkait untuk selalu siap bilamana menerima laporan titik-titik hotspot kebakaran hutan ataupun lahan,” ujarnya usai mengikuti Apel Gelar Pasukan Tanggap Bencana Dampak El Nino di Lapangan Dr. Sam Ratulangi, Kecamatan Tondano Barat, Kabupaten Minahasa, Selasa (4/8/2026).

Sebagai langkah penguatan penanganan di lapangan, Polres Minahasa turut mem-backup satu unit kendaraan taktis Heavy Water Defender (HWD) yang ditempatkan di Silian guna mendukung operasi pemadaman di kawasan Gunung Soputan.

Dalam upaya mitigasi bencana, Polres Minahasa menerapkan dua langkah utama:

1. Deteksi Awal dan Respons Cepat: Meningkatkan pengawasan melalui jajaran Polsek dan tingkat kecamatan. Masyarakat diimbau segera melaporkan kemunculan titik api agar kekuatan personel dapat segera digeser ke tempat kejadian perkara (TKP).

2. Edukasi dan Larangan Membakar Lahan: Mengingat kondisi cuaca panas ekstrem disertai angin kencang, aktivitas pembukaan lahan dengan cara membakar sangat dilarang karena berisiko memicu kebakaran tak terkendali.

”Melalui fungsi pembinaan ketertiban masyarakat (binkamtibmas), kami mengimbau para kepala desa agar terus mengingatkan petani agar tidak membuka lahan dengan cara membakar,” tegas AKBP Steven.

Polres Minahasa memetakan wilayah rawan karhutla, khususnya kawasan yang ditumbuhi ilalang dan rumput kering akibat cuaca panas.

Potensi kebakaran sering kali dipicu oleh faktor sepele, seperti pembuangan puntung rokok secara sembarangan di area rumput kering.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk segera melapor melalui layanan darurat Call Center 110 atau menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran apabila menemukan indikasi titik api sekecil apa pun, guna mencegah meluasnya dampak kebakaran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....