Dua Sekolah Nasional Terintegrasi Mulai Beroperasi di Sulawesi Utara
- 05 Agt 2026 16:50 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mulai mengimplementasikan Program Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) pada Tahun Ajaran 2026/2027. Sebanyak 17 SNT yang tersebar di 14 provinsi resmi mulai memberikan layanan pendidikan, termasuk dua sekolah di Provinsi Sulawesi Utara.
Dua Sekolah Nasional Terintegrasi di Sulawesi Utara akan dibangun di Kabupaten Minahasa Utara dan Kabupaten Bolaang Mongondow. Kehadiran sekolah tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam menghadirkan layanan pendidikan berkualitas dengan dukungan sarana dan prasarana berstandar internasional.
Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sulawesi Utara yang juga menjabat Kepala Sekolah Nasional Terintegrasi Sulawesi Utara, Febry H.J. Dien, mengatakan saat ini tahapan pelaksanaan telah memasuki proses pendaftaran ulang bagi peserta didik yang dinyatakan lulus seleksi.

"Saat ini sudah dilakukan proses pendaftaran ulang bagi siswa yang lulus seleksi Sekolah Nasional Terintegrasi mulai hari ini hingga besok di Minahasa Utara dan Bolaang Mongondow. Selanjutnya, pada 10 Agustus 2026 untuk pertama kalinya Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) akan dilaksanakan di Sekolah Nasional Terintegrasi," ujar Dien.
Ia menjelaskan, selama proses pembangunan gedung sekolah berlangsung, kegiatan belajar mengajar akan dilaksanakan di sekolah transisi. Untuk SNT Minahasa Utara, pembelajaran sementara dipusatkan di kantor BPMP Sulawesi Utara, sedangkan SNT Bolaang Mongondow memanfaatkan fasilitas SMP Negeri 5 Dumoga.
Menurut Dien, pemerintah juga menyiapkan berbagai fasilitas pendukung untuk menunjang proses pembelajaran. Selain pembangunan gedung sekolah, kawasan SNT akan dilengkapi sarana pendidikan berstandar internasional agar mampu menciptakan lingkungan belajar yang modern dan berkualitas.
"Dukungan pemerintah daerah dalam pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi sangat besar. Atas nama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah kami menyampaikan terima kasih atas peran serta pemerintah daerah dalam mewujudkan pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi di Sulawesi Utara," katanya.
Pada Tahun Ajaran 2026/2027, masing-masing Sekolah Nasional Terintegrasi membuka dua rombongan belajar untuk jenjang SMP dan dua rombongan belajar untuk jenjang SMA. Setiap rombongan belajar diisi 20 peserta didik sehingga kapasitas awal setiap SNT mencapai 80 siswa.
Selain memperoleh layanan pendidikan, setiap peserta didik juga akan menerima berbagai fasilitas penunjang, antara lain satu unit laptop, lima pasang seragam sekolah, layanan antar jemput, serta makan siang sebagai bagian dari dukungan pemerintah terhadap proses belajar siswa.
Dien menambahkan, lokasi pembangunan SNT di Kabupaten Minahasa Utara berada di kawasan depan Kantor Bupati Minahasa Utara. Sementara itu, pembangunan SNT di Kabupaten Bolaang Mongondow akan dilakukan di lahan SMK Negeri 1 Dumoga Timur.
Proses pembangunan kedua Sekolah Nasional Terintegrasi tersebut direncanakan mulai pada Oktober 2026. Pemerintah berharap kehadiran SNT dapat menjadi model pendidikan nasional yang mampu mencetak sumber daya manusia unggul melalui pembelajaran yang terintegrasi, adaptif, dan berdaya saing global.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....