Hadapi Dampak El Nino, Pemkab Minut Gelar Apel Kesiapsiagaan Bencana dan Karhutla

  • 04 Agt 2026 11:41 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Minut - Menghadapi potensi bencana akibat dampak fenomena El Nino, Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut) menggelar Apel Gelar Pasukan Kesiapsiagaan, Selasa 4 Agustus 2026). Bertempat di halaman Mapolres Minahasa Utara. Bupati Minahasa Utara, Dr. Joune Ganda, S.E., bertindak sebagai Pembina Apel.

Kegiatan tersebut diikuti personel dari unsur Polri, TNI, Basarnas, Dinas Perhubungan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta sejumlah pemangku kepentingan terkait. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Joune Ganda membacakan amanat Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Utara, Irjen Pol. Dr. Roycke Harry Langie, S.I.K., M.H.

Dalam amanatnya disampaikan bahwa apel gelar pasukan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan wujud kesiapan seluruh unsur dalam menghadapi potensi bencana berdasarkan perkembangan situasi dan data ilmiah terkini mengenai dampak El Nino.

"Apel gelar pasukan bukan hanya dilaksanakan untuk menghadapi sebuah potensi, tetapi sebagai bentuk kesiapan menghadapi kondisi nyata berdasarkan perkembangan dan data ilmiah terkini mengenai dampak El Nino,"kata Bupati.

Fenomena tersebut dinilai bukan sekadar persoalan meningkatnya suhu udara atau cuaca panas, melainkan dapat menimbulkan dampak berantai terhadap berbagai sektor. Adapun sektor yang terdampak mulai dari ketahanan pangan, ketersediaan air bersih bagi masyarakat, hingga stabilitas ekonomi daerah.

Selain itu, Bupati Joune Ganda mengingatkan seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya bagi para pendaki gunung maupun warga yang beraktivitas di kawasan hutan.

"Jangan sampai kita lalai. Ketika mendaki wajib memperhatikan potensi terjadinya kebakaran seperti api unggun ataupun puntung rokok yang bisa saja menimbulkan karhutla. Begitu juga warga yang membuka lahan untuk tidak menggunakan cara membakar karena saat ini angin juga sangat kencang dan berpotensi memperluas kebakaran. Kita wajib berperan aktif dalam pencegahan karhutla," tegasnya.

Usai memimpin apel, Bupati Joune Ganda melakukan pemeriksaan pasukan dan sarana pendukung guna memastikan kesiapan personel serta peralatan dalam menghadapi potensi bencana selama musim kemarau yang dipengaruhi fenomena El Nino. Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara berharap sinergi seluruh instansi dan partisipasi aktif masyarakat dapat meminimalkan risiko bencana, khususnya kebakaran hutan dan lahan, serta menjaga keselamatan dan ketahanan daerah menghadapi dampak perubahan iklim.

(Diane Massie)

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....