Polsek Langowan Respons Cepat Tangani Kebakaran SDN 5 Amongena

  • 03 Agt 2026 20:17 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID: Minahasa – Polsek Langowan bergerak cepat merespons peristiwa kebakaran yang melanda SD Negeri 5 Langowan di Desa Amongena Satu Jaga IV, Kecamatan Langowan Timur, Kabupaten Minahasa, Sabtu (1/8/2026) sekitar pukul 15.30 Wita.

Berdasarkan keterangan para saksi di lokasi, saat kejadian puluhan siswa tengah mengikuti latihan drumband dalam rangka persiapan peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Orang tua siswa yang mendampingi latihan pertama kali melihat kepulan asap tebal keluar dari bagian plafon ruang gudang sekolah.

Sejumlah orang tua bersama guru kemudian berupaya memeriksa sumber asap.

Namun, api diketahui telah membesar di bagian plafon gudang dan dengan cepat merambat ke ruang perpustakaan hingga ruang-ruang kelas.

Para orang tua segera mengevakuasi sekitar 50 siswa beserta peralatan drumband ke lokasi yang aman sambil meminta bantuan warga sekitar.

Akibat peristiwa tersebut, sedikitnya 10 ruangan terdampak kebakaran, terdiri atas satu ruang gudang, satu ruang perpustakaan, dua rumah dinas guru yang ditempati Ibu Tirsa Kanter dan Ibu Reflin Kilapong, serta enam ruang kelas.

Pemerintah desa segera berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Minahasa.

Sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi dan bersama personel Polri serta masyarakat berhasil memadamkan api sehingga tidak merembet ke bangunan di sekitarnya.

Berdasarkan hasil pendataan sementara, kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp150 juta, meliputi kerusakan bangunan sekolah, sarana dan prasarana pendidikan, serta perabot rumah tangga di rumah dinas guru. Dalam kejadian ini tidak terdapat korban jiwa.

Personel Polsek Langowan telah melakukan pengamanan dan pemasangan garis polisi di lokasi kejadian, mengumpulkan keterangan para saksi, serta mendokumentasikan seluruh rangkaian penanganan peristiwa.

Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik yang kemudian diperparah oleh tiupan angin kencang sehingga api dengan cepat menjalar ke sejumlah ruangan.

Kapolres Minahasa AKBP Steven J.R. Simbar, S.I.K., mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama pada musim kemarau, dengan memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman serta mematikan peralatan elektronik yang tidak digunakan guna mencegah terjadinya kebakaran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....