Pemkab Minahasa Mulai Bahas KUA-PPAS APBD 2027, Fokus Akselerasi

  • 03 Agt 2026 14:10 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Minahasa – Pemerintah Kabupaten Minahasa bersama DPRD Kabupaten Minahasa resmi memulai pembahasan arah kebijakan pembangunan dan penganggaran daerah Tahun Anggaran 2027 melalui Rapat Paripurna Penyampaian Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD 2027. Rapat berlangsung di Ruang Sidang DPRD Kabupaten Minahasa, Selasa (28/7/2026).

Rapat paripurna dipimpin pimpinan DPRD Minahasa dan dihadiri Bupati Minahasa Dr. Robby Dondokambey, S.Si., M.AP., Wakil Bupati Vanda Sarundajang, S.S., M.AP., jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, anggota DPRD, kepala perangkat daerah, serta para undangan. Agenda tersebut menjadi tahapan awal dalam penyusunan APBD Kabupaten Minahasa Tahun Anggaran 2027.

Dalam sambutannya, Bupati Robby Dondokambey menegaskan bahwa penyusunan KUA dan PPAS merupakan langkah strategis untuk menentukan arah pembangunan daerah. Menurutnya, dokumen tersebut akan menjadi pedoman penyusunan APBD sekaligus dasar penetapan program prioritas pembangunan Kabupaten Minahasa.

“Tahun 2027 kita arahkan sebagai tahun penguatan akselerasi pembangunan dengan fokus pada implementasi visi Kabupaten Minahasa sebagai daerah pariwisata yang maju dan sejahtera,” ujar Bupati.

Bupati menjelaskan, Rancangan KUA-PPAS APBD Tahun Anggaran 2027 memproyeksikan pendapatan daerah sebesar Rp1.038.816.383.493. Pendapatan tersebut terdiri atas Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp124,5 miliar, pendapatan transfer Rp889,4 miliar, serta lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp24,8 miliar.

Sementara itu, belanja daerah direncanakan mencapai Rp1.054.442.206.949 yang dialokasikan untuk belanja operasi, belanja modal, belanja tidak terduga, dan belanja transfer. Alokasi anggaran tersebut diharapkan mampu mendukung pelaksanaan program pembangunan di berbagai sektor strategis.

Dalam rancangan tersebut juga diproyeksikan terjadi defisit anggaran sebesar Rp15,62 miliar. Namun, defisit itu akan ditutup melalui pembiayaan netto yang bersumber dari penerimaan pembiayaan daerah sehingga struktur APBD tetap seimbang sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Bupati Robby menambahkan, penyusunan APBD 2027 diarahkan untuk menjaga kesinambungan pembangunan, memperkuat sektor-sektor unggulan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mendorong kesejahteraan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Minahasa juga tetap menyesuaikan kebijakan anggaran dengan kondisi fiskal daerah, termasuk kebijakan efisiensi anggaran yang menjadi perhatian pemerintah.

Mengakhiri sambutannya, Bupati mengajak seluruh pimpinan dan anggota DPRD untuk memperkuat sinergi dalam proses pembahasan hingga penetapan APBD 2027. Ia berharap pembahasan KUA dan PPAS dapat berlangsung secara konstruktif sehingga menghasilkan kebijakan anggaran yang tepat waktu dan berpihak pada kepentingan masyarakat Minahasa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....