Rumajar Buka GENCARKAN 2026, Dorong Literasi Keuangan Petani

  • 31 Jul 2026 22:02 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Tomohon - Wakil Wali Kota Tomohon, Sendy G.A. Rumajar, S.E., M.I.Kom., menghadiri sekaligus membuka kegiatan Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) kepada Petani di Kota Tomohon Tahun 2026 yang dilaksanakan di Anugrah Hall Tomohon.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat, khususnya para petani sebagai salah satu sektor strategis dalam pembangunan ekonomi daerah.

Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut Analis Divisi Perlindungan Edukasi Konsumen dan Literasi serta Manajemen Strategis (PEPK dan LMS) Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Maluku Utara, Yusril Yuma Alfana, perwakilan Bank SulutGo, serta perwakilan BCA. Adapun peserta kegiatan terdiri dari para petani yang berasal dari berbagai wilayah di Kota Tomohon.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota membacakan sambutan Wali Kota Tomohon yang menyampaikan apresiasi atas ditetapkannya Kota Tomohon sebagai salah satu wilayah pelaksanaan edukasi langsung GENCARKAN Tahun 2026.

“Kami merasa bangga karena Kota Tomohon ditetapkan sebagai salah satu wilayah pelaksanaan edukasi langsung GENCARKAN Tahun 2026. Penetapan ini merupakan peluang yang sangat baik untuk memperkuat pemahaman masyarakat terhadap pengelolaan keuangan yang sehat, pemanfaatan produk dan layanan keuangan yang legal, aman, dan sesuai kebutuhan,” ujar Rumajar saat membacakan sambutan Wali Kota.

Dijelaskan bahwa sebagai daerah yang memiliki potensi agraris, sektor pertanian merupakan salah satu pilar utama perekonomian Kota Tomohon. Karena itu, para petani tidak hanya dituntut untuk meningkatkan produktivitas usaha pertanian, tetapi juga harus memiliki kemampuan mengelola keuangan dengan baik.

“Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan mampu merencanakan investasi, memanfaatkan produk perbankan secara bijaksana, memperoleh akses pembiayaan yang sesuai, serta memahami berbagai risiko keuangan yang mungkin dihadapi,” lanjutnya.

Pemerintah Kota Tomohon juga berharap para petani semakin memahami pentingnya budaya menabung, memanfaatkan layanan perbankan, menggunakan transaksi keuangan digital secara aman, mengakses kredit usaha secara bertanggung jawab, serta terhindar dari berbagai bentuk investasi ilegal maupun pinjaman online yang tidak berizin.

Dalam sambutan tersebut ditegaskan bahwa peningkatan literasi dan inklusi keuangan merupakan salah satu fondasi penting dalam mewujudkan masyarakat yang mandiri, produktif, dan sejahtera.

“Ketika masyarakat semakin cerdas dalam mengelola keuangan, maka ketahanan ekonomi keluarga akan semakin kuat, usaha masyarakat akan berkembang, dan pada akhirnya akan memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Rumajar.

Mengakhiri sambutannya, Pemerintah Kota Tomohon mengajak seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh dan memanfaatkan kesempatan tersebut sebagai ruang edukasi guna memperluas wawasan serta menerapkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari.

Pemerintah Kota Tomohon juga berharap sinergi yang telah terjalin antara Pemkot Tomohon, Bank SulutGo, OJK, serta seluruh pemangku kepentingan dapat terus diperkuat dalam menghadirkan berbagai program edukasi keuangan yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

(Anugrah Pandey)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....