WaraneYou, Inovasi Digital Guru BK Algha Sanjaya Dukung Kesehatan Mental Pelajar
- 31 Jul 2026 14:32 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - Guna memperkuat kesehatan mental peserta didik, Guru Bimbingan dan Konseling (BK) SMP Negeri 1 Manado, Algha Sanjaya, mengembangkan aplikasi digital WaraneYou. Platform ini mengintegrasikan kearifan lokal Sulawesi Utara dengan program prioritas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), yakni 7 Jurus BK Hebat.
Algha mengatakan, WaraneYou dikembangkan sebagai platform yang mendukung kesehatan mental peserta didik dengan mengangkat nilai-nilai budaya lokal.
"WaraneYou adalah platform untuk mendukung kesehatan mental peserta didik berbasis kearifan lokal Sulawesi Utara," kata Algha kepada RRI melalui WhatsApp, Jumat, 31 Juli 2026.
Ia menjelaskan, nama WaraneYou diambil dari filosofi Waraney, kelompok pelindung masyarakat Minahasa pada masa lampau yang dikenal memiliki karakter berani, peduli, melindungi, menjunjung solidaritas, dan kebersamaan. Sementara kata "You" menempatkan peserta didik sebagai pusat perkembangan.
"Melalui slogan Torang Baku Jaga, kami ingin mengajak peserta didik untuk saling menjaga dan saling menguatkan," ujarnya.

WaraneYou dibangun di atas tiga pilar utama, yakni I Yayat U Santi sebagai penguatan diri, Benteng Wanua sebagai ruang aman digital, dan Ma'endo-Endoan yang mendorong semangat gotong royong. Platform tersebut juga mengadopsi konsep 7 Jurus BK Hebat melalui sejumlah fitur interaktif.
Penggunaan aplikasi diawali dengan peserta didik memindai kode QR dan mengisi asesmen awal kondisi psikis. Hasil asesmen itu menjadi dasar sistem dalam merekomendasikan fitur yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing siswa.
"Guru BK dapat memantau perkembangan peserta didik melalui aplikasi, kemudian di akhir dilakukan asesmen kembali untuk melihat perubahan kondisi mereka," kata Algha.

Selain itu, WaraneYou juga memanfaatkan konselor sebaya sebagai bagian dari layanan pendampingan kesehatan mental.
"Antar teman bisa saling curhat dan berdiskusi mengenai kesehatan mental sehingga peserta didik tidak merasa menghadapi persoalannya sendirian," ujarnya.
Algha juga menyampaikan bahwa Implementasi aplikasi tersebut menunjukkan hasil positif. Berdasarkan data layanan BK SMP Negeri 1 Manado, angka kasus peserta didik menurun dari 47,8 persen menjadi 40,3 persen. Sementara itu, tingkat kecemasan siswa juga berhasil ditekan dari 33,5 persen menjadi 30 persen.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....