BMKG Maritim Bitung Gelar Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) di Kema

  • 30 Jul 2026 19:59 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Minut– Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Bitung sukses menyelenggarakan Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) 2026 di Kecamatan Kema, Kabupaten Minahasa Utara. Program ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat pesisir terhadap dinamika cuaca maritim guna mendukung keselamatan pelayaran dan produktivitas nelayan.

Ketua Panitia SLCN 2026 yang juga Pengamat Meteorologi dan Geofisika BMKG Maritim Bitung, Harly Mantiri, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya BMKG untuk menekan angka kecelakaan di laut melalui peningkatan literasi cuaca bagi para nelayan.

"Melalui Sekolah Lapang Cuaca Nelayan, kami ingin meningkatkan kemampuan nelayan dalam memahami informasi cuaca maritim. Dengan begitu, mereka tidak hanya mengandalkan pengalaman atau insting saat melaut, tetapi juga memanfaatkan informasi prakiraan cuaca resmi dari BMKG sebagai dasar dalam mengambil keputusan," ujar Harly.

Menurutnya, perubahan kondisi cuaca yang semakin dinamis menjadikan pemahaman terhadap informasi meteorologi sebagai kebutuhan penting bagi masyarakat pesisir. Karena itu, SLCN memberikan pelatihan yang bersifat praktis agar mudah diterapkan dalam aktivitas sehari-hari.

Dalam pelatihan tersebut, peserta dibekali pengetahuan mengenai cara mengakses dan membaca informasi arah angin, tinggi gelombang, memahami peringatan dini cuaca ekstrem di perairan, hingga memanfaatkan informasi untuk menentukan lokasi penangkapan ikan yang lebih aman dan potensial.

"Harapannya, nelayan dapat melaut dengan lebih aman, mengurangi risiko kecelakaan, sekaligus meningkatkan efisiensi operasional penangkapan ikan sehingga berdampak pada peningkatan hasil tangkapan dan kesejahteraan mereka," tambahnya.

Kegiatan SLCN di Kema juga mendapat perhatian dari Anggota Komisi V DPR RI, Dra. Hj. Yasti Soepredjo Mokoagow, yang hadir sekaligus membuka kegiatan secara resmi. Kehadiran Komisi V DPR RI menjadi bentuk dukungan terhadap program peningkatan kapasitas masyarakat pesisir melalui edukasi cuaca maritim.

Dalam sambutannya, Yasti memberikan apresiasi atas inisiatif BMKG Maritim Bitung yang dinilai sebagai wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan kepada nelayan. Sebagai mitra kerja BMKG, Komisi V DPR RI berkomitmen mendukung berbagai program literasi cuaca agar dapat menjangkau lebih banyak wilayah pesisir, khususnya di Sulawesi Utara.

Melalui penyelenggaraan Sekolah Lapang Cuaca Nelayan di Kema, BMKG berharap budaya keselamatan di laut semakin meningkat sehingga nelayan dapat berangkat dengan selamat, melaut dengan aman, dan kembali ke rumah membawa hasil tangkapan yang mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....