Gubernur Yulius Dorong Swasembada Pangan Sulut lewat Bantuan Alsintan di Kakas

  • 27 Jul 2026 15:55 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Minahasa - Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara terus memacu penguatan sektor pertanian sebagai penyangga utama ketahanan pangan dan perekonomian warga. Komitmen ini diwujudkan melalui penyerahan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) serta puluhan ton benih jagung bagi kelompok tani di Kecamatan Kakas, Kabupaten Minahasa pada Senin, 27 Juli 2026.

Dilansir dari laman resmi Disdukcapil KB Sulut, Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus menyalurkan lima unit tractor crawler untuk kelompok tani yang tersebar di wilayah Kakas, Langowan, dan Sonder. Selain alsintan, disalurkan pula 43 ton benih jagung yang ditargetkan untuk mengoptimalkan lahan pertanian seluas 2.910 hektare.

Langkah ini dirancang tidak sekadar sebagai dorongan bagi para petani, melainkan juga strategi Pemprov Sulut dalam mendongkrak produktivitas, menjaga ketersediaan bahan pangan, serta menekan laju inflasi daerah.

Gubernur Yulius Selvanus menegaskan penunjukan Kakas sebagai lokasi penyaluran murni didasarkan pada potensi wilayah yang memiliki hamparan persawahan dan perkebunan luas serta topografi yang relatif datar, sehingga membutuhkan dukungan mekanisasi secara tepat.

“Banyak yang berpikir karena ini kampungnya gubernur. Bukan. Kakas dipilih karena memiliki hamparan sawah dan kebun yang luas. Daerah ini memang membutuhkan perhatian dan penanganan khusus agar pengelolaannya semakin optimal,” kata Gubernur.

Ia juga meminta instansi terkait dan para petani untuk meninggalkan pola kerja lama dan berani berinovasi sesuai karakteristik daerah masing-masing.

“Dinas harus berani berinovasi bersama kelompok tani. Kalau ada kebutuhan alat yang belum tersedia, sampaikan kepada pemerintah. Jangan takut mengusulkan. Pemerintah akan memperjuangkannya sampai ke kementerian,” ujarnya.

Persoalan teknis di lapangan pun tak luput dari perhatian. Gubernur mengungkapkan bahwa masalah kelangkaan tenaga pemanjat kelapa di Sulut telah disampaikan langsung kepada Presiden. Saat ini, pemerintah pusat tengah menguji coba teknologi modern untuk membantu proses panen komoditas unggulan tersebut.

Di sisi lain, upaya menjaga keterjangkauan pangan konsumen juga dilakukan secara bersinergi. Sebelum penyerahan alsintan, Pemprov Sulut telah menggelar Gerakan Pangan Murah di 25 titik se-Kabupaten Minahasa guna menyediakan bahan pokok berharga terjangkau jelang momen Pengucapan Syukur.

Menutup arahannya, Gubernur berpesan agar seluruh sarana produksi yang telah diserahkan dijaga dan dirawat dengan baik oleh para penerima manfaat.

“Jangan sudah dibantu, mesinnya dibiarkan rusak, berkarat, lalu alasannya tidak ada BBM. Itu sama saja menyia-nyiakan bantuan pemerintah,” katanya.

Ia menambahkan bahwa peran petani sangat krusial dalam menentukan keberhasilan agenda pembangunan daerah.

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠“Kelompok tani harus menjadi tulang punggung dan motor penggerak di garda terdepan menuju swasembada pangan di Sulawesi Utara,” ujarnya, sebagaimana dikutip dari laman resmi disdukcapil KB Sulut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....