Bukan Konflik Biasa, Bentrok Antarkampung Bisa Berdampak Luas
- 23 Jul 2026 15:43 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - Kasubsi I Intelijen Kejaksaan Negeri Kotamobagu Rosma Amalia El Hasna mengungkapkan bentrok antarkampung memiliki dampak luas. Peristiwa pertikaian antarkampung tersebut tidak dapat lagi dianggap sekadar konflik sosial biasa di masyarakat.
Dampak buruk kerusuhan ini merusak tatanan kehidupan warga secara menyeluruh pada berbagai sektor vital. Sektor perekonomian lokal menjadi terhenti total akibat rasa takut yang mencekam seluruh warga desa.
"Tapi sebenarnya itu dampaknya tuh sangat meluas begitu. Jadi bukan cuma pertikaian aja tapi itu juga membuat perekonomian juga terbengkalai," kata Rosma dalam dialog jaksa menyapa rri Manado beberapa hari lalu.
Aktivitas pendidikan anak sekolah juga terganggu akibat ketakutan warga terhadap ancaman aksi kekerasan susulan. Kondisi mencekam ini memicu trauma mendalam serta rasa takut yang meluas di tengah masyarakat.
Kelompok warga yang bertikai sering kali menggunakan senjata berbahaya untuk saling menyerang satu sama lain. Keberanian para pelaku meningkat secara signifikan karena mereka melakukan aksi penyerangan secara bersama-sama.
"Belum lagi biasanya kan mereka ini kan berkelompok jadi malah lebih kayak berani gitu pakai senjata laras panjang, kadang ada yang pakai panah juga dan lain sebagainya," ucapnya.
Warga yang tidak terlibat dalam konflik justru sering menjadi korban salah sasaran dari pertikaian tersebut. Pemukiman warga sekitar ikut mengalami kerusakan parah akibat penggunaan berbagai jenis senjata mematikan.
Penggunaan bom rakitan dalam konflik tersebut merusak berbagai fasilitas publik serta rumah-rumah milik warga setempat. Dampak fisik kerusuhan ini mencakup kerusakan material bangunan hingga timbulnya korban luka maupun jiwa.
"Jadi ada bangunan-bangunan juga yang turut serta rusak bukan cuman luka aja begitu kadang juga ada pembakar," sebutnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....