Kemenag Sulut Tingkatkan Kompetensi Guru PAI lewat Bimbingan Tahsin
- 23 Jul 2026 15:48 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Minahasa - Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Sulawesi Utara melalui Bidang Pendidikan Islam menggelar Bimbingan Tahsin Tilawatil Al-Qur'an bagi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) jenjang SD, SMP, hingga SMA/SMK dari Kabupaten Minahasa dan Kota Tomohon.
Kegiatan yang berlangsung di Kabupaten Minahasa pada 22-23 Juli 2026 itu bertujuan meningkatkan kemampuan guru PAI dalam membaca Al-Qur'an sesuai kaidah tajwid, sehingga dapat menunjang kualitas pembelajaran di sekolah.
Bimbingan tersebut dihadiri Kepala Bidang Pendidikan Islam Kanwil Kemenag Sulut, Ahmad Sholeh, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Minahasa Dolie Tangian, Ketua Tim Pendidikan Agama Islam Mustari Masloman, narasumber Endar Mokodongan, serta para guru PAI dari Kabupaten Minahasa dan Kota Tomohon.
Dalam arahannya, Kepala Bidang Pendidikan Islam Kanwil Kemenag Sulut, Ahmad Sholeh, menekankan bahwa kemampuan membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar merupakan bagian dari ikhtiar setiap muslim. Menurutnya, guru PAI memiliki peran strategis sebagai contoh dalam pembelajaran Al-Qur'an di lingkungan sekolah.
"Tahsin adalah upaya seorang muslim agar bisa membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar. Untuk itu saya mengajak seluruh guru PAI mengikuti kegiatan ini dengan penuh kesungguhan dan keikhlasan sehingga ilmu yang diperoleh dapat diterapkan dalam proses pembelajaran," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Minahasa, Dolie Tangian, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Ia mengapresiasi pelaksanaan program yang dinilai menjadi wujud komitmen Kementerian Agama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya guru Pendidikan Agama Islam.
Dolie berharap melalui bimbingan ini para guru semakin terampil membaca Al-Qur'an sekaligus mampu menjadi teladan dalam menanamkan nilai-nilai Al-Qur'an kepada peserta didik.
"Saya berharap agar guru-guru PAI benar-benar menjadi teladan, benar-benar menjadi patron, dan benar-benar menjadi model dalam pembelajaran di sekolah," ujar Dolie.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....