Puskesmas Tikala Baru Bekali Guru dan Siswa P3LP di SMKN 9 Manado
- 22 Jul 2026 17:30 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - UPTD Puskesmas Tikala Baru menggelar kegiatan First Aider Pertolongan Pertama pada Luka Psikologis (P3LP) di SMK Negeri 9 Manado, Rabu, 22 Juli 2026. Kegiatan ini bertujuan membekali guru dan siswa mengenali tanda-tanda awal luka psikologis serta memberikan pertolongan pertama sebelum dirujuk untuk penanganan lebih lanjut.
Kegiatan yang merupakan bagian dari program Kementerian Kesehatan tersebut diisi dengan ceramah interaktif, ice breaking, simulasi penanganan kasus melalui roleplay, serta pembagian leaflet berisi informasi layanan kesehatan jiwa dan kontak darurat Puskesmas.
Psikiater sekaligus pemateri, Grace Venny Febe Karouw, mengatakan P3LP menjadi upaya deteksi dini agar masalah psikologis pada remaja dapat segera dikenali dan ditangani sebelum berkembang menjadi gangguan yang lebih serius.
"Program P3LP ini sebenarnya merupakan deteksi dini di sekolah-sekolah, supaya lebih cepat ditemukan, lebih cepat ditangani, dan pastinya hasilnya akan jauh lebih baik," ujarnya.

Menurut Grace, melalui program ini siswa dibekali kemampuan mengenali perubahan perilaku, emosi, dan cara berpikir teman sebaya. Mereka juga dilatih menerapkan prinsip Kenali (Look), Dengarkan (Listen), dan Hubungkan (Link) dengan mengarahkan teman yang membutuhkan bantuan kepada guru, guru bimbingan konseling, atau tenaga kesehatan.
"Anak-anak belajar bagaimana membantu teman yang mengalami luka psikologis, mendengarkan mereka, lalu menghubungkan kepada guru atau tenaga kesehatan jika membutuhkan penanganan lebih lanjut," katanya.
Salah seorang peserta, Evanglisya Yabetsly, mengaku kegiatan tersebut membuka wawasannya tentang pentingnya kepedulian terhadap teman yang sedang menghadapi masalah psikologis.
"Saya mendapat banyak pelajaran, salah satunya tentang kehilangan dan bagaimana kita harus peduli dengan teman. Kalau ada teman yang mengalami masalah, kita bisa menolong dan memberi ketenangan," ujar Evanglisya.
Ia berharap para siswa dapat saling mendukung ketika ada teman yang mengalami tekanan emosional, sehingga tidak menghadapi persoalan tersebut seorang diri.
Melalui kegiatan ini, Puskesmas Tikala Baru menargetkan guru mampu melakukan skrining awal dan rujukan psikologis secara tepat, sementara siswa memiliki keberanian dan kepedulian untuk menjadi penolong pertama bagi teman sebaya yang mengalami luka psikologis.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....