Budayawan Ungkap Konsep Ketuhanan Kepercayaan Asli Minahasa
- 21 Jul 2026 09:11 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - Budayawan Iswan Sual menjelaskan konsep ketuhanan masyarakat Minahasa melalui istilah daerah dalam diskusi kebudayaan lokal. Penjelasan tersebut disampaikan untuk menjawab pertanyaan pemandu acara Dewi Purwati mengenai bentuk ritual keagamaan setempat.
Pengamat budaya ini menerangkan bahwa masyarakat menggunakan berbagai sebutan khusus untuk menyebut Sang Pencipta sesuai subetnisnya. Warga Tontemboan menyapa Tuhan menggunakan sebutan Apo Kasuruang Wangko yang bermakna sumber kehidupan maha besar.
"Dalam kepercayaan asli Minahasa itu konsep ketuhanannya itu pertama, namanya disebut dengan berbagai istilah sesuai dengan bahasa yang dipakai di Minahasa. Misalnya kalau di Tontemboan untuk menyebut Tuhan itu kami menggunakan istilah Apo Kasuruang Wangko," ucap Iswan dalam dialog rri beberapa waktu lalu.
Lanjutnya mengatakan masyarakat Tondano maupun Tombulu mengenal sebutan Empung Wailan Wangko serta istilah populer Opo Wanatatas. Pemandu acara mengakui bahwa istilah Opo Wanatatas memang sangat familiar di kalangan masyarakat umum.
"Dia juga bisa disebut sebagai Empung Wailan Wangko kalau di Tondano atau di Tombulu. Dan kadang-kadang juga disebut dengan Opo Wanatatas," katanya mengungkapkan.
Narasumber ini menegaskan bahwa masyarakat leluhur memposisikan Tuhan sebagai sosok orang tua yang mengasuh. Konsep pemikiran masyarakat setempat memandang hubungan ketuhanan bukan seperti ikatan antara seorang hamba dan raja.
"Maka orang bilang, 'Oh, Apo ini kan leluhur, bukan Tuhan.' Iya, karena dalam konsep berpikir orang Minahasa zaman dulu, Tuhan itu hubungannya bukan kayak mungkin kalau di daerah lain atau di wilayah lain hubungannya antara hamba dengan raja, ya," katanya menjelaskan.
Tokoh kebudayaan tersebut menutup penjelasannya dengan menekankan pentingnya pemahaman sejarah konsep kepercayaan lokal setempat. Diskusi mengenai identitas kebudayaan daerah ini disiarkan secara langsung melalui media penyiaran publik nasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....