Manado Genjot Digitalisasi Bansos lewat Registrasi IKD dan Portal PERLINSOS
- 20 Jul 2026 18:56 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - Kota Manado menjadi salah satu dari 43 kota di Indonesia yang ditunjuk sebagai pilot project digitalisasi bantuan sosial (bansos). Program ini bertujuan memastikan penyaluran bansos lebih tepat sasaran melalui pemanfaatan Identitas Kependudukan Digital (IKD) dan Portal PERLINSOS.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Manado, Erwin Simson Kontu, mengatakan masyarakat yang ingin mengikuti pendataan harus terlebih dahulu mengaktifkan IKD.
"Masyarakat harus mendaftarkan diri dulu dalam IKD. Setelah itu baru berproses di aplikasi PERLINSOS," ujar Erwin, saat diwawancarai RRI, Senin, 20 Juli 2026.
Menurutnya, digitalisasi bansos dilakukan agar bantuan pemerintah benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak. Warga yang merasa layak menerima bantuan, tetapi belum masuk dalam data penerima, juga dapat mengikuti proses pendaftaran.

"Tujuan digitalisasi bansos ini supaya penerima bansos benar-benar yang berhak menerima," katanya.
Erwin menjelaskan pendaftaran dapat dilakukan secara mandiri bagi masyarakat yang memiliki smartphone dan IKD. Sementara bagi warga yang tidak memiliki perangkat pendukung, pendaftaran dapat dilakukan melalui agen yang terdiri dari ketua lingkungan, pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), serta petugas dari Disdukcapil, Dinas Sosial, dan Dinas Komunikasi dan Informatika.
Ia menambahkan, Pemerintah Kota Manado menargetkan capaian registrasi sebesar 90 persen pada September 2026, lebih cepat dibanding target pemerintah pusat yang ditetapkan pada Oktober mendatang.
"Kami menargetkan bulan September sudah mencapai 90 persen sehingga masih ada waktu jika ditemukan kendala di lapangan," katanya menjelaskan.
Pada Senin, 20 Juli 2026, registrasi digitalisasi bansos dipusatkan di Ruang Serbaguna Kantor Wali Kota Manado dengan peserta berasal dari Kecamatan Tuminting. Proses registrasi dimulai dari pemindaian barcode untuk absensi, dilanjutkan aktivasi IKD, kemudian pendaftaran di Portal PERLINSOS secara mandiri maupun didampingi agen.
Camat Tuminting, Hence Edwin Patimbano, mengatakan antusiasme masyarakat cukup tinggi mengikuti registrasi setelah sosialisasi dilakukan oleh lurah dan ketua lingkungan.

"Antusias warga sangat luar biasa karena pendataan ini untuk memastikan bantuan diterima oleh masyarakat yang benar-benar berhak," ujar Hence.
Menurutnya, digitalisasi bansos diharapkan menghasilkan data penerima yang lebih akurat sehingga penyaluran bantuan sosial dapat berlangsung lebih transparan dan tepat sasaran.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....