WIKASA Collaboration, Mahasiswa KKN UNSRIT Bersihkan Pantai Surawaya

  • 14 Jul 2026 12:59 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID,Manado Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sariputra Indonesia Tomohon (UNSRIT) menggelar aksi bersih-bersih lingkungan lewat kegiatan WIKASA Collaboration (Wineru, Kalinaun, Sarawet, Kampung Ambong Collaboration) yang dilaksanakan pada, 10 Juli 2026, di Desa Wineru, Kecamatan Likupang Timur.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi empat posko KKN, yaitu Desa Wineru, Desa Kalinaun, Desa Sarawet, dan Desa Kampung Ambong, sebagai bentuk kepedulian terhadap masalah sampah yang menjadi salah satu masalah utama di wilayah tersebut.

Aksi pemberbersihan lingkungan difokuskan di kawasan Pantai Surawaya yang selama ini menghadapi masalah penumpukan sampah, khususnya sampah plastik yang terbawa arus pantai maupun ditinggalkan oleh pengunjung. Melalui kegiatan ini, mahasiswa bersama pemerintah desa dan masyarakat bergotong royong membersihkan area pantai sekaligus mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Salah satu warga Desa Wineru, Oma Stin Adam, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, sebagian besar sampah plastik di kawasan pantai berasal dari pengunjung yang datang dari luar desa sehingga membutuhkan perhatian bersama.

"Ini adalah kegiatan yang sangat bagus. Sampah plastik ini banyak dibuang oleh pengunjung pantai yang berasal dari luar desa. Kegiatan bersih-bersih seperti ini bisa kami lanjutkan bersama masyarakat dan pemerintah desa untuk meningkatkan kebersihan desa, terutama di Pantai Surawaya, mengingat sampah plastik menimbulkan banyak dampak negatif," ujarnya.

Ia berharap mahasiswa UNSRIT dapat kembali melaksanakan kegiatan serupa di masa mendatang, sekaligus berkolaborasi bersama masyarakat dan pemerintah desa dalam merancang program pengelolaan sampah yang berkelanjutan demi menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Dosen Pembimbing Lapangan, Ns. Meylani A'naabawati, S.Tr.Kep., M.Tr.Kep., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kolaborasi kreatif antarposko KKN yang berangkat dari identifikasi masalah prioritas di masing-masing desa.

"Friday Clean Up Day WIKASA Collaboration merupakan bentuk nyata dari kepedulian mahasiswa terhadap lingkungan. Sampah, khususnya plastik, dapat mencemari ekosistem dan lingkungan sehingga diperlukan upaya kita bersama untuk meningkatkan kepedulian masyarakat. Walaupun masyarakat yang terlibat belum banyak, kegiatan ini diharapkan bisa menjadi awal tumbuhnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan," jelasnya.

Ia juga melihat kondisi Pantai Surawaya yang dahulu dikenal sebagai salah satu destinasi wisata, namun kini menghadapi tantangan akibat pencemaran sampah. Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan mampu mendorong pemerintah desa maupun masyarakat untuk lebih memperhatikan kebersihan lingkungan serta menjadikan pantai kembali nyaman dan menarik untuk dikunjungi.

Lebih lanjut, Meylani berharap mahasiswa KKN, khususnya yang terlibat dalam WIKASA Collaboration, dapat melanjutkan kegiatan edukasi kepada masyarakat masing-masing agar gerakan menjaga kebersihan lingkungan tidak berhenti setelah program KKN selesai, melainkan menjadi budaya yang tumbuh dari kesadaran masyarakat sendiri.

Apresiasi juga disampaikan Sekretaris Desa Wineru, Bapak Freiser Ngoku, yang menilai kegiatan kolaborasi mahasiswa KKN UNSRIT memberikan dampak positif bagi pemerintah desa dan masyarakat.

"Kami sebagai pemerintah desa sekaligus masyarakat Desa Wineru mengucapkan terima kasih kepada seluruh mahasiswa UNSRIT Tomohon, khususnya yang terlibat dalam WIKASA Collaboration. Kegiatan ini memberikan dampak yang sangat positif sehingga kami dapat menikmati lingkungan yang lebih bersih," ungkapnya.

Ia berharap semangat yang telah ditunjukkan mahasiswa dapat diteruskan oleh masyarakat, terutama generasi muda, agar semakin peduli terhadap kebersihan lingkungan dengan membiasakan membuang sampah pada tempatnya sehingga lingkungan desa tetap bersih, sehat, dan nyaman.

Melalui WIKASA Collaboration, mahasiswa KKN UNSRIT tidak hanya melaksanakan program kerja berupa aksi bersih lingkungan, tetapi juga membangun semangat gotong royong, kepedulian sosial, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Diharapkan kolaborasi ini menjadi langkah awal dalam mewujudkan Desa Wineru yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.


google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....