Psikolog: Hari Pertama Sekolah Jadi Penentu Adaptasi Anak
- 11 Jul 2026 20:59 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - Hari pertama sekolah menjadi momen penting dalam proses adaptasi anak terhadap lingkungan belajar yang baru. Psikolog Nurul Firdausi, mengatakan masa transisi tersebut berperan besar dalam membentuk kesiapan anak menjalani proses pendidikan selanjutnya.
Dalam program Talkshow Keluarga Sehat yang disiarkan Kementerian Kesehatan RI, Nurul menjelaskan bahwa perubahan dari aktivitas di rumah menuju lingkungan sekolah membutuhkan proses penyesuaian, baik bagi anak maupun orang tua.
"Masa transisi ini penting. Ketika anak bisa menyesuaikan diri, selanjutnya dia akan lebih mudah mengikuti proses belajar dan sekolah dengan menyenangkan," ujar Nurul.
Menurutnya, tantangan yang paling sering dihadapi anak pada hari pertama sekolah meliputi aspek emosional, sosial, hingga perubahan rutinitas. Anak usia dini umumnya mengalami kecemasan karena harus berpisah dengan orang tua atau pengasuh, sementara mereka juga harus mulai berinteraksi dengan teman dan guru di lingkungan baru.
Karena itu, orang tua disarankan mulai membangun rutinitas sekolah beberapa hari sebelum tahun ajaran dimulai. Penyesuaian waktu tidur, bangun pagi, makan, hingga melatih kemandirian menjadi langkah penting agar anak tidak mengalami kesulitan saat memasuki sekolah.
Selain itu, Nurul menyarankan orang tua mengenalkan lingkungan sekolah terlebih dahulu agar anak memiliki gambaran mengenai tempat yang akan ditempatinya.
Ia juga mengingatkan agar orang tua tetap tenang ketika anak menangis di hari pertama sekolah. Menurutnya, tangisan merupakan bentuk ekspresi yang wajar saat menghadapi situasi baru.
"Yang penting itu respons orang tuanya. Anak butuh melihat orang tuanya tenang agar dia juga lebih mudah beradaptasi," katanya.
Nurul menambahkan, orang tua sebaiknya tidak memperpanjang perpisahan atau terlalu banyak memberikan pesan kepada anak sebelum masuk kelas. Sikap tersebut justru dapat meningkatkan kecemasan anak.
Setelah anak pulang sekolah, orang tua juga diminta memberikan apresiasi atas keberanian anak mengikuti kegiatan belajar, tanpa membandingkan dengan anak lain atau mengoreksi secara berlebihan.
"Berikan penguatan, misalnya dengan pujian bahwa hari ini anak sudah berani sekolah dan mandiri. Itu akan menjadi motivasi baginya untuk kembali bersekolah keesokan harinya," ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya komunikasi antara orang tua dan guru, terutama bagi anak yang memiliki kebutuhan khusus atau memerlukan perhatian tertentu selama berada di sekolah.
Dengan persiapan yang matang, dukungan emosional dari keluarga, serta kerja sama yang baik dengan pihak sekolah, proses adaptasi anak di hari-hari pertama belajar diharapkan dapat berjalan lebih lancar dan menyenangkan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....